Polisi: Belum Ada Penyalahgunaan dari Bocornya Data Facebook

Selasa, 10 April 2018 – 17:59 WIB
Irjen Setyo Wasisto. Foto: Elfany Kurniawan/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Polri bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dalam mengusut bocornya data-data pengguna Facebook di Indonesia.

Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto mengatakan, mereka mendalami apakah dengan bocornya data itu ada penyalahgunaan atau tidak.

BACA JUGA: Wahai Facebook, Dengarkan Permintaan Polri Ini

Pasalnya sempat diduga data itu disalahgunakan seperti yang terjadi di Amerika Serikat.

"Sementara di Indonesia sampai sekarang dari penelusuran kami dan Kominfo belum ada sejenis cambridge analytica," ujar dia di Jakarta, Selasa (10/4),

BACA JUGA: Izin Facebook Terancam Dicabut Sementara

Memang kata dia beberapa waktu lalu ada sebuah website yang mirip dengan cambridge analytica yang ditengarai bisa mengambil data dari pengguna facebook.

"Tapi hal itu sudah diperingatkan oleh Kominfo," ucapnya.

BACA JUGA: Indonesia Harus Serius Merespons Kebocoran Data Facebook

Dia juga mengatakan, sejauh ini belum ada indikasi bocornya data pengguna facebook di Indonesia untuk pemilihan kepala daerah (Pilkada) atau Pemilihan Presiden (Pilpres) seperti yang terjadi di Amerika Serikat.

Selanjutnya kata Setyo, mereka akan memanggil perwakilan dari Facecook di Indonesia untuk dilakukan pemeriksaan. Namun, Setyo belum dapat memastikan kapan hal tersebut berlangsung.

"Minggu lalu saya sudah berkoordinasi dengan Menkominfo. Pak Menteri berharap segera FB dipanggil ke Bareskrim untuk diminta keterangan. Kami sedang upayakan,” tambahnya.

Terlebih pihak Facebook pada besok (11/4) hari akan diminta keterangan di DPR. “Jadi kami lihat dulu jadwalnya agar tak berbenturan," tandas dia. (mg1/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... BIN Usut Kasus Pencurian Data di Facebook, Ini Hasilnya


Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler