Polisi Mendobrak Pintu Rumah Warga Dago Elos Bandung, Kombes Budi Sartono Berkata Begini

Rabu, 16 Agustus 2023 – 10:01 WIB
Kapolrestabes Bandung Kombes Budi Sartono (kanan) didampingi Kasat Reskrim AKBP Agah Sonjaya saat memberikan keterangan pers di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung, Selasa (15/8). Foto: Nur Fidhiah Shabrina/jpnn.com

jpnn.com, BANDUNG - Kapolrestabes Bandung Kombes Budi Sartono merespons tindakan represif polisi saat bentrok dengan warga Dago Elos, di Jalan Ir H Djuanda, Kota Bandung pada Senin (14/8) malam.

Diketahui, dalam rekaman CCTV yang beredar, aparat kepolisian tampak melakukan aksi represif dengan cara mendobrak salah satu pintu rumah warga di Dago Elos untuk mencari orang yang dianggap provokatif.

BACA JUGA: Polisi Mendobrak Pintu Rumah Warga, Dago Elos Bandung Mencekam, Seorang Bocah Terluka

Akibat kejadian itu, seorang bocah 6 tahun terluka akibat terjepit pintu yang didobrak polisi dan mengalami trauma psikis.

Pada video lainnya yang viral, sejumlah polisi juga tampak menyisir permukiman warga.

BACA JUGA: Penjelasan PT MIA soal Bahan Peledak Tambang Batu Bara Dibeli dari Mabes Polri, Oh

Dalam konferensi pers di Mapolrestabes Bandung, Selasa (15/8), Kombes Budi Sartono tidak menjawabnya secara gamblang.

Perwira menengah Polri itu menyampaikan bakal mengecek terlebih dulu soal aksi anggotanya yang bertindak kasar kepada masyarakat.

BACA JUGA: Oknum Polisi Brigadir SA Diduga Lecehkan Tahanan Wanita, Dipaksa Begituan, Astaga

“Nanti akan kami telusuri kembali, karena kami fokus pada pembukaan jalan,” kata Kombes Budi diberitakan JPNN Jabar.

Budi berdalih bahwa saat terjadi kericuhan, anggotanya hanya melakukan tindakan tegas kepada kelompok yang berbuat anarkistis.

“Yang pasti kami tidak melakukan tindakan tegas kepada warga, tetapi terhadap pelaku yang melakukan tindakan anarkistis,” tuturnya.

Dia mengeklaim sudah mengamankan tujuh orang dari kelompok yang diduga terlibat anarki.

"Pada saat pelaksanaan penindakan, kami hanya (menindak) kepada kelompok yang anarkistis. Di Polrestabes sebanyak tujuh orang (diamankan) dan empat orang telah terbukti melakukan anarkistis dan mereka itu bukan warga tempat tersebut,” terangnya.

Sebelumnya, bentrokan terjadi antara polisi dengan warga Dago Elos, saat masyarakat menutup jalan Dago, Selasa (14/8) malam.

Aksi penutupan jalan dilakukan warga pada pukul 12.00 WIB, setelah kecewa karena laporannya masalah lahan diduga ditolak oleh Polrestabes Bandung. (mcr27/jpnn)

Artikel ini sudah tayang di JPNN Jabar dengan judul: Respons Kombes Budi Sartono Soal Tindakan Represif Anggotanya terhadap Warga Dago Elos


Redaktur : M. Fathra Nazrul Islam
Reporter : M. Fathra Nazrul Islam, Nur Fidhiah Sabrina

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler