Polisi Sebut Wajah Pelaku Perampokan BTPN tak Jelas di CCTV

Sabtu, 14 Juli 2018 – 03:59 WIB
Kantor BTPN di Desa Tembung dipasang police line, usai didatang perampok, Selasa (10/7/2018). Foto: pojoksatu

jpnn.com, MEDAN - Polisi masih terus mengusut kasus perampokan bank BTPN di Jalan Pasar IX, Desa Tembung, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang, Sumut.

Meski polisi berhasil mengidentifikasi plat mobil bernopol yakni nopol BB yang digunakan pelaku, namun polisi menemui kesulitan mengungkap identitas ketiga pelaku.

BACA JUGA: Staf Istana Diduga Jadi Korban Rampok Bermodus Ban Kempis

Wajah pelaku tak terlihat jelas di Closed Circuit Television (CCTV) milik warga.

Dalam rekaman CCTV milik warga yang disita polisi untuk mendukung penyelidikan, kejadian terekam dari seberang bank BTPN, dan gambarnya tidak begitu jelas.

BACA JUGA: Dua Perampok Babak Belur Dikeroyok Warga di Medan Area

“Kamera kan jauh, jadi tidak begitu jelas wajahnya. Cuma dalam CCTV itu pelaku berjumlah 3 orang memakai topi dan penutup mulut. Satu pelaku menggunakan senpi keluar dari bank dengan membawa kotak yang uang sebesar Rp164 juta,” ujar Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja, kepada wartawan, Kamis (12/7).

Sedangkan berdasarkan keterangan 4 orang saksi yang diperiksa, lanjut Tatan, pelaku berjumlah 3 orang. Salah satunya menggunakan senpi, sedangkan 2 orang menunggu di mobil.

BACA JUGA: Rumah Dirampok, Istri Dibunuh

“Ditkrimum sampai hari masih bekerja menyelidiki ketiga pelaku perampokan itu,” kata Tatan.

Kapolsek Percut Seituan Kompol Faidil Zikri yang ditanya ada dugaan keterlibatan orang dalam, tak mau berspekulasi.

“Dari hasil penyelidikan yang kita lakukan, sejauh ini belum ada keterlibatan orang dalam. Untuk mencari tahu keberadaan para pelaku, saat ini pihak kita sedang melakukan lidik dari unit Reskrim Polsek Percut bergabung denga Sat Res Polrestabes Medan dan Poldasu,” ujar Faidil, Kamis (12/7).

Setidaknya, sudah tiga orang diperiksa. Ketiganya merupakan karyawan bank tersebut dan seorang sekuriti yang ditodong senjata diduga pistol oleh pelaku. “Apa yang kita tanyakan ke mereka itu teknis. Intinya kita belum bisa menyimpulkan begitu,” katanya.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Putu Yudha yang juga ditanyai hal serupa juga pelit bicara. Pertanyaan yang dilayangkan via pesan singkat melalui aplikasi whatsappnya hanya dijawab singkat. “Kita masih lidik (penyelidikan, Red), Bro,” ungkapnya.

Amatan di lokasi kejadian, tampak keamanan dari bank memang minim. CCTV yang disediakan hanya berada di dalam bank saja. Polisi hanya bisa memanfaatkan rekaman CCTV yang berada di samping kiri kanan gedung bank penyetor gaji pensiunan ini.

Diberitakan sebelumnya, aksi perampokan terjadi di dalam gedung lantai I Bank BTPN cabang Tembung itu diduga dilakukan 3 pria. Satu di antaranya masuk ke dalam bank dengan membawa pistol. Pria tersebut akhirnya berhasil menggondol cash box berisi uang.

Sebelum melakukan aksi perampokan, pelaku sempat menodongkan sepucuk senjata api jenis pistol kepada seorang sekuriti bank yang diketahui bernama Alfisyar (31), warga Gang Pelita, Desa Bandar Klippa.

Selanjutnya, pelaku yang mengenakan jaket, kacamata serta topi hitam itu masuk ke dalam gedung lalu kembali menodongkan pistolnya kepada teller bank bernama Leli Hasibuan. Diketahui, saat itu hanya kedua karyawan tersebut yang berada di dalam gedung berlantai III yang berada di tepi jalan umum.

Sebelum aksi perampokan itu, pihak bank sudah melayani nasabah sebanyak 3 orang. Sejumlah rumor beredar setelah aksi perampokan itu, muncul isu bahwa ada keterlibatan orang dalam bank. Soalnya, pihak bank baru melakukan transaksi terhadap tiga orang nasabah beberapa menit sebelum didatangi perampok. (mag-1/dvs)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Dua Warga Dibacok Perampok


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler