Polisi Segera Buka Data 30 Sekolah yang Terafiliasi dengan Khilafatul Muslimin

Selasa, 14 Juni 2022 – 19:25 WIB
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan bicara soal kelompok Khilafatul Muslimin yang viral di media sosial. Ilustrasi Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Polda Metro Jaya masih belum mau mengungkap 30 sekolah yang terafiliasi dengan kelompok Khilafatul Muslimin.

Polisi mengaku segera membuka data sekolah tersebut dalam keterangan resmi.

BACA JUGA: 30 Sekolah Terafiliasi Khilafatul Muslimin, Ini Penjelasan Kombes Zulpan

"Kami akan jelaskan beberapa hari ke depan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan, Selasa (14/6).

Zulpan memastikan memang ada sekolah yang terafiliasi dengan Khilafatul Muslimin.

BACA JUGA: Polisi Sebut 30 Sekolah di Indonesia Terafiliasi Khilafatul Muslimin

"Kami memiliki data adanya 30 sekolah yang sudah terafiliasi dengan ajaran khilafah," kata mantan Kabid Humas Polda Sulsel tersebut.

Menurut Zulpan, hal itu terungkap setelah memeriksa tersangka AS yang notabene sebagai Menteri Pendidikan Khilafatul Muslimin.

BACA JUGA: Polda Metro Jaya Tangkap Menteri Pendidikan Khilafatul Muslimin

Zulpan mengatakan saat ini pihaknya sedang memeriksa enam tersangka anggota kelompok Khilafatul Muslimin terkait aktivitas mereka.

"Kemungkinan akan ada rilis lebih lanjut dari Polda Metro Jaya terkait dari hasil pemeriksaan yang saat ini sedang dilakukan,” kata perwira menengah Polri itu.

Polda Metro Jaya sudah menangkap enam anggota kelompok Khilafatul Muslimin.

Salah satunya ialah Abdul Qodir Hasan Baraja selaku pimpinan tertinggi organisasi itu.

Selain itu, AS, AA, IN, F, dan SW. Mereka ditangkap di Bandar Lampung, Bekasi, Medan, dan Jawa Timur.

Keenam orang itu orang itu terancam penjara minimal lima tahun dan maksimal 20 tahun. (cr3/jpnn)

Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:

BACA ARTIKEL LAINNYA... Sosok yang Terlibat Konvoi dan Serukan Khilafah Sudah Diidentifikasi, Siap-siap Saja


Redaktur : Elfany Kurniawan
Reporter : Fransiskus Adryanto Pratama

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler