Polisi Sita Kutang yang Dianggap Milik Kuntilanak

Jumat, 26 September 2014 – 18:09 WIB
Warga Dukuh Jiwo Kulon, Desa Trotok, Kecamatan Wedi, digegerkan dengan penemuan BH alias kutang ajaib di jemuran belakang rumah Yanti (43) warga setempat. Santer beredar kabar, 18 BH misterius ukuran besar itu milik kuntilanak yang menghuni tempat tersebut. Foto: Muis/Jateng/JPNN.com

jpnn.com - KLATEN – Kapolsek Wedi, AKP Suginoto memastikan akan menindaklanjuti laporan warga terkait dengan temuan kutang atau BH. Pakaian dalam itu ditemukan di jemuran belakang rumah Yanti (43) warga Dukuh Jiwo Kulon, Desa Trotok, Kecamatan Wedi, Klaten, Jawa Tengah, Selasa (23/9) lalu.

"Laporan sudah kami terima dan sudah kami tindaklanjuti. Barang bukti sudah kami amankan dan sedang kami selidiki siapa pemilik atau yang menaruhnya di tempat tersebut,” kata Suginoto seperti yang dilansir Jateng Pos (Grup JPNN.com).

BACA JUGA: Sewa Puluhan Komputer untuk Tes CPNS Serang

Penyitaan dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan. Selain menyita barang bukti, polisi juga mengambil keterangan beberapa orang saksi.

Temuan ini memang menggegerkan warga. Apalagi santer dikabarkan bahwa kutang itu milik kuntilanak. Eko (22) yang merupakan tetangga Yanti mengatakan temuan ini yang kali kedua. “Ini kejadian kedua, dulu pernah terjdi sebelumnya. Dulu jumlahnya 17 buah dan ukurannya juga besar semua. Namun oleh warga, BH tersebut langsung dibakar,” kata Eko.

BACA JUGA: Anggota Yonif Tertembak Brimob, Danrem Ditarik ke Mabes TNI

Dikatakan pula Eko bahwa tiba-tiba saja, BH tersebut sudah berada di jemuran. “Banyak warga yang mengaku pernah melihat perempuan tua, berkuku panjang dan berambut panjang di tempat itu. Mitosnya, tempat itu adalah kerajaan lelembut,” tambah seorang warga lainnya, Icha(25).

Kabar penemuan BH ajaib tersebut langsung beredar ke beberapa wilayah di sekitar Desa Trotok. Hanya dalam sekejap, puluhan warga sudah berkumpul untuk melihat kebenaran BH misterius tersebut.

BACA JUGA: Kekeringan di Purworejo Meluas

“BH itu ditemukan pertama bergantung di jemuran pada Jumat(19/9) pagi. Saat polisi datang ke sini Senin(22/9) lalu, BH yang ada di jemuran tinggal 17. Kemungkinan ada pengunjung yang mengambilnya satu,” jelas Icha. (aya/awa/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Diduga Tembak 4 Anggota TNI, Anggota Brimob Diperiksa di Polda Kepri


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler