Polisi Tangkap 2 Pria dan 1 Wanita Diduga Sindikat Narkoba Internasional

Jumat, 07 Januari 2022 – 23:08 WIB
Pemusnahan narkotika di halaman Mapolres Tanjungpinang, Kepri, beberapa waktu lalu. (Antara/Ogen)

jpnn.com, TANJUNGPINANG - Kepolisian Resor Tanjungpinang, Kepulauan Riau, menggagalkan upaya peredaran sabu-sabu seberat 1 kilogram dan 27 butir pil ekstasi dari Malaysia. Dalam penindakan itu, polisi mengamankan tiga pelaku yang terdiri dari dua pria dan satu wanita. 

Kasat Narkoba Polres Tanjungpinang AKP Ronny Burungudju mengatakan pihaknya masih melakukan pengembangan lebih lanjut kasus ini. 

BACA JUGA: Naufal Samudra 2 Kali Tersandung Kasus Narkoba, Dahulu Ditangkap Gegara Ganja Sintetis

“Identitas para pelaku akan disampaikan saat rilis nanti," kata AKP Ronny Burungudju, Jumat (7/1). 

Ronny menyebut ketiga pelaku ini ditangkap kawasan berbeda di wilayah Tanjungpinang, kemarin. 

BACA JUGA: Bea Cukai Bersama Polres Bogor Gagalkan Peredaran Narkoba Jenis Ini

Awalnya, polisi menangkap seorang wanita berikut barang bukti satu butir pil ekstasi. 

Saat diinterogasi polisi, wanita itu mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari seorang pria. 

BACA JUGA: 2 Bandar Narkoba Ditembak Polisi di Tangsel, 1 Tewas

Berbekal informasi dari wanita itu, polisi menangkap pria yang diduga sebagai kurir narkoba. 

"Dari hasil penggeledahan, kami menyita delapan paket sabu-sabu dan dua bungkus pil ekstasi," ungkap Ronny. 

Kepada polisi, kata Ronny, pria tersebut mengaku membawa narkotika dari Malaysia. 

Lalu, sebagian diserahkan kepada seorang pria lain yang diduga berperan sebagai pengedar narkoba. 

Dari hasil penyelidikan lanjutan, polisi kembali menangkap terduga pengedar narkoba itu, tepatnya di kawasan Hutan Lindung, Tanjungpinang. 

"Saat penggeledahan ditemukan barang bukti 1 kilogram sabu-sabu dan tiga butir ekstasi," ujarnya. 

Ronny mengatakan ketiga pelaku itu diduga menjadi sindikat narkotika internasional. 

Ketiga pelaku memiliki peran yang berbeda-beda. 

"Ketiganya tengah diperiksa secara intensif untuk menangkap jaringannya," pungkas Ronny. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler