Polisi Usut Penembak Demonstran Batam

Selasa, 29 November 2011 – 19:42 WIB

JAKARTA—Polri mengaku akan mendalami pelaku penembakan warga dalam aksi unjukrasa di Batam, Kepulauan Riau pekan laluIni menindaklanjuti jatuhnya korban dalam unjukrasa yang berakhir rusuh saat ribuan buruh meminta kenaikan upah minimum itu.

‘’Nanti akan diteliti, Kan dari Propam juga berjalan

BACA JUGA: Olah TKP Terkendala Bangkai Jembatan

Akan dilihat bagaimana proses penggunaan senjata api yang digunakan dalam peristiwa itu
Itu juga akan jadi aspek penilaian sendiri,’’ ujar Kabid Penum Divhumas Polri Kombes (pol) Boy Rafli Amar di Mabes Polri Jakarta, Selasa (29/11).

Seperti diketahui  ribuan buruh bergabung dalam aksi unjuk rasa di Kantor Walikota Batam Kepri pekan lalu

BACA JUGA: Jelang HUT OPM, Polri Tambah Pasukan ke Papua

Mereka menuntut  kenaikan upah minimum yang diberlakukan di kawasan industri tersebut
Namun belakangan aksi tersebut berakhir ricuh.

Data kepolisian menyebut dalam aksi ini sejumlah orang mengalami luka-luka yakni dua anggota  Satpol PP, dua anggota Brimob dan seorang warga sipil

BACA JUGA: Mayoritas Bocah di NTT Pernah Nonton Film Porno

Sementara dari pihak demonstran  enam orang luka-luka dan tiga lainnya terkena peluruSelain itu 11 mobil rusak  yang terdiri dari dua mobil Pol PP dan sembilan mobil polisi.

Namun demikian secara umum Boy, sangat menyesalkan adanya aksi anarkis yang terjadi dalam aksi unjukrasa ituSeharusnya kerugian tersebut tidak akan terjadi jika aksi dilakukan secara baik.

‘’Yang di Batam kan sebenarnya apabila kita lakukan dengan kepala dingin, pikiran yang jernih, saya yakin tidak perlu lahTidak perlu melakukan pengrusakan terhadap kantor polisi, kendaraan polisiArtinya teruslah berdialog,’’ tambahnya.

‘’Unjuk rasa itu adalah sesuatu  yang dijamin undang-undangTapi mekanismenya, tata caranya, jangan sampai melanggar undang-undang,’’pungkasnya.(zul/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Korban Jembatan Kutai Dites DNA


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler