Politikus Nasdem Dipolisikan Rekan Satu Partai

Selasa, 05 April 2016 – 02:45 WIB
ILUSTRASI. FOTO: JPNN.com

jpnn.com - TERNATE – Fungsi dan peran wakil rakyat di Maluku Utara (Malut) kini semakin tidak terkontrol dan kian menjadi-jadi. Jika sebelumnya kabar miring menerpa 4 orang legislatif DPRD Kepulauan Sula Kepsul yang ditangkap lantaran terbukti sebagai pengguna narkoba jenis sabu, tindakan tidak terpuji itu justru ditunjukan wakil ketua DPRD Malut, Ishak Naser.

Lantaran berlagak preman, Ishak yang juga Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasdem dipolisikan pengurusnya sendiri, Ivan Hi Rauf. Ishak dilaporkan ke Polres Ternate, Sabtu (2/4) akhir pekan, dengan nomor laporan polisi STPL/05/IV/2016/Res Ternate. Irfan sendiri merupakan korban penganiayaan yang dilakukan Ishak Naser, Jumat (1/4) lalu.

BACA JUGA: Setelah Bercinta, Siswi SMP Masuk Rumah Sakit, Siswa SMA Dipenjara

Aksi Ishak bermula ketika dirinya memimpin rapat internal pengurus DPW Nasdem yang berlokasi di Kelurahan Kampung Mikassar Timur. Akibat dari aksi penganiayaan yang dilakukan Ishak, Irfan kini sedang menjalani perawatan di RSUD Chasan Bosoerie lantaran luka memar yang dideritanya.

“Ketika rapat dimulai, kami pengurus ditanya satu persatu, apakah masih pengurus DPW, tiba giliran saya ketika menjawab, leher saya langsung dicekik, kemudian dipukul tanpa ada alasan yang jelas,” ujar Irfan saat ditemui di RSUD, Minggu (2/4) seperti dilansir Malut Post (Grup JPNN).

BACA JUGA: Pembacok Istri dan Anak Kandung Masih Bersembunyi di Area Ini

Menurut Irfan, ia dipukul Ishak lantaran dianggap pasif di internal partai. “Kamu lebih banyak mengurus agenda di luar partai,” kata Irfan meniru perkataan Ishak.

Tidak terima dengan perlakuan Ishak, korban lalu melaporkan hal ini ke Polres Ternate untuk diproses hukum. “Kami minta ketegasan Kapolres. Jangan karena dia (Ishak) wakil rakyat lalu ada diskriminasi hukum,” kata Arnold Musa, kuasa hukum korban.

BACA JUGA: Awas Kartu ATM Anda Bisa Dikloning Lalu Dibobol! Gini Modusnya

Tidak hanya diproses secara hukum di kepolisian, pihak korban juga bakal membawa persoalan ini ke DPP Partai Nasdem dan Badan Kehormatan (BK) DPRD Malut. “Kita akan lapor juga ke Mahkamah Partai,” tandas Arnold.(malut post/fri/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Krishna Mengaku Dibayangi Pembunuh Mahasiswa yang Mengambang


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler