Politikus NasDem Ingatkan Sukarelawan Jokowi Fokus Memperhatikan Pekerja Imigran Indonesia

Selasa, 29 November 2022 – 17:19 WIB
Benny Rhamdani berbicara dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebelum acara Nusantara Bersatu di SUGBK, Senayan, Sabtu (26/11). Foto: WAG

jpnn.com, JAKARTA - Ketua DPP Partai NasDem bidang Migran Yulisa Baramuli mengingatkan Kepala BP2MI Benny Ramdhani fokus bekerja menyelesaikan tugasnya di lembaga tersebut.

Hal itu disampaikan Yulisa menyoroti video viral percakapan Presiden Joko Widodo dengan Benny Ramdhani pada acara Nusantara Bersatu di Gelora Bung Karno pada Sabtu 26 November 2022 yang beredar ramai di media sosial.

BACA JUGA: Penjelasan Benny Ramdhani setelah Video Siap Tempur Heboh di Media Sosial

Dalam video tersebut terlihat Benny menyampaikan masukan kepada Presiden Jokowi terkait bagaimana menghadapi para pengkritik.

Benny juga menyampaikan siap bertempur dan meminta presiden menggunakan hukum untuk menjerat para pengkritik.

BACA JUGA: Anak Buah AHY Sebut Sukarelawan Jokowi Penuh Kebencian

“Benny sebaiknya fokus pada tupoksi sebagai kepala BP2MI, bukan malah menjadi sukarelawan dan memberikan masukan yang bisa merusak demokrasi Indonesia. Benny, kan, masih banyak pekerjaan rumah di BP2MI. Masih banyak persoalan yang dihadapi oleh para pekerja migran Indonesia. Janganlah membuat kerja Presiden Jokowi selama delapan tahun lebih dan sudah sangat baik jadi rusak karena hanya cari perhatian," tegas Yulisa.

Politikus NasDem itu meminta Benny fokus kerja agar pekerja migran Indonesia tidak mendapatkan masalah di luar negeri.

BACA JUGA: Sukarelawan Jokowi Siap Tempur, Demokrat: Jangan Restui Perilaku Barbar

Ada 3 juta lebih pekerja migran Indonesia di berbagai negara. Menurutnya, seharusnya Benny fokus mengurus para pekerja migran tersebut, sebab mereka merupakan warga negara dan pahlawan devisa yang harus dilindungi.

“Video viral tersebut juga memperlihatkan bahwa Benny lebih sibuk mengurusi politik daripada pekerjaan utama, bahkan mengatakan siap menyerang balik pengkritik Jokowi padahal kritik merupakan hal lumrah dan bagian dari demokrasi, agar pemerintah bisa bekerja lebih baik dalam menyejahterakan rakyat," sambung Yulisa

Yulisa juga meminta presiden Jokowi tidak terpengaruh oleh masukan Benny tersebut.

“Semoga presiden Jokowi tidak terpengaruh oleh masukan Benny. Malah bagus jika Presiden Jokowi menegur Benny dan memintanya fokus pada kerja. Sebab Presiden Jokowi seorang negarawan bukan politisi seumur jagung," pungkasnya.


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler