jpnn.com, JAKARTA - Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) Haerudin mengatakan, banyak kepala daerah yang melakukan manipulasi data honorer kategori dua (K2).
Para kepala daerah itu, sambung Haerudin, memasukkan nama honorer ilegal dalam daftar.
BACA JUGA: Honorer K2 Bandingkan Asman dengan Azwar dan Yuddy
"Sudah rahasia umum setiap ada pengangkatan CPNS dari jalur khusus pasti ada permainan. Apalagi, banyak kada yang nakal. Mereka mengganti nama honorer asli dengan bodong," kata Haerudin, Minggu (21/1).
Menurut dia, tindakan seperti itu yang membuat permasalahan tentang honorer K2 tidak pernah tuntas.
BACA JUGA: ADKASI Akan Laporkan MenPAN-RB ke Presiden
"Bila rekrutmen CPNS dari honorer K2 ini dibuka memang sangat rawan terjadi manipulasi. Ini yang harus dicegah bersama," ucap anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI itu.
Dia menambahkan, pemerintah pusat dan forum honorer harus mengawal fenomena itu. (esy/jpnn)
BACA JUGA: Masalah Honorer K2 Bakal Dibahas di Rakornas Ketua DPRD
BACA ARTIKEL LAINNYA... Honorer K2 Pengin jadi CPNS, Ya Harus Ikut Tes
Redaktur & Reporter : Mesya Mohamad