Pos Indonesia Bertransformasi, Hadirkan 2 Aplikasi Super Canggih, Download Sekarang!

Jumat, 29 Juli 2022 – 22:07 WIB
Jumpa pers Pos Indonesia Expo Day 2022 di Mal Sarinah, Jakarta Pusat. Foto: Humas

jpnn.com, JAKARTA - PT Pos Indonesia (Persero) terus bertransformasi di era layanan serba digital dan bangkit setelah dihantam pandemi Covid-19.

Direktur Bisnis Kurir dan Logistik Pos Indonesia Siti Choiriana mengatakan tansformasi digital menjadi roda pendorong bisnis perseroan di tengah pesatnya perkembangan teknologi, salah satu caranya dengan menyediakan aplikasi PosAja! dan Pos Pay.

BACA JUGA: Ribuan Meterai Pos Indonesia Dicuri, Negara Merugi Rp 1,5 Miliar

Choiriana menjelaskan aplikasi PosAja! merupakan salah satu jasa di bidang kurir untuk melayani pelanggan atau pengiriman surat dan paket. Aplikasi ini juga telah terintegrasi dengan market place yang ada di tanah air.

"Seperti di dunia online seperti sekarang, kemudahan tersebut sangat terasa oleh masyarakat yang memiliki kegiatan online shop karena fitur dalam aplikasi tersebut telah dirancang untuk melayani pelanggan dengan lebih cepat lagi," ujar Choiriana saat jumpa pers di Mal Sarinah, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (29/7).

BACA JUGA: Bea Cukai-PT Pos Indonesia Terapkan Simplifikasi TPS, Ini Tujuannya

Kemudian, aplikasi Pos Pay merupakan layanan pembayaran melalui digital.

Nantinya, pelanggan hanya perlu mendaftar akun, setelah itu bisa menggunakan sejumlah fitur mulai dari pembayaran listrik, tagihan air, isi pulsa, kurir, tagihan premi BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan hingga pengiriman uang bagi para pensiunan.

BACA JUGA: Pos Indonesia Optimistis Penyaluran BLT Minyak Goreng ke Papua Berjalan Lancar

“masyarakat enggak perlu repot dan capek untuk bepergian, tinggal mengakses aplikasi PosAja! dan Pos Pay untuk kegiatan transaksinya,” kata Choiriana.

Menurut dia, aplikasi ini dapat diunduh secara gratis melalui gawai masyarakat baik berbasis Android maupun iOS melalui Play Store dan App Store.

Choiriana menjelaskan fitur-fitur yang tersedia sangat memudahkan pelanggan karena hampir semua layanan yang ada di kantor telah dipindah ke dalam gawai yang biasa disimpan di kantong.

Menurutnya, aplikasi tersebut sangat cocok bagi kaum milenial dan generasi Z yang terbiasa dengan teknologi.

"Transformasi digital ini untuk menepis paradigma di masyarakat mengenai Pos Indonesia yang melekat dengan para orang tua karena Pos Indonesia hampir berusia tiga abad," ungkapnya.

Choiriana mengatakan aplikasi PosAja! dibentuk pada pertengahan tahun lalu bertujuan untuk menjawab tantangan layanan kurir digital yang menuntut serba cepat, murah, mudah, dan sederhana.

"Sekarang Pos Indonesia sudah memiliki layanan premium instan untuk pengiriman paket dan surat dalam kota dengan batas waktu maksimal tiga jam, serta layanan pengiriman sameday dan nextday," ungkapnya.

Selain itu, perseroan juga sudah bekerja sama dengan beberapa e-commerce seperti Shopee, Tokopedia, dan Bukalapak terkait jasa pengiriman barang.

Berdasarkan catatannya, PosAja! kini telah terhubung dengan delapan marketplace, yaitu Bazara, Beemarket, Bhinneka, Brayamart, Belibenih, Indonesia in Your Hand, Padi UMKM, dan Gramedia.

Layanan ini baru bisa diakses oleh masyarakat yang bermukim di 20 kota besar di Indonesia, di antaranya Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Medan, dan lainnya.

Dalam waktu dekat, perseroan juga akan bekerja sama dengan toko daring DJ.ID agar bisa bergabung ke dalam ekosistem kurir Pos Aja! dan memperluas jangkauan aplikasi tersebut ke berbagai daerah.

"Tanpa digitalisasi di Pos Indonesia ini, kami tidak bisa melakukan pembaharuan. Sekarang mau melakukan apapun sudah bisa tracking dan tracing melalui aplikasi," tutup Choiriana. (mcr28/jpnn)


Redaktur : Elvi Robiatul
Reporter : Wenti Ayu Apsari

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler