PPP dan NasDem Disebut Evaluasi Dukungan, Begini Reaksi Ahok

Senin, 14 November 2016 – 18:47 WIB
Basuki T Purnama saat kampanye. Foto: dokumen JPNN

jpnn.com - JAKARTA - PPP kubu Djan Faridz dan NasDem akan melakukan evaluasi terkait dukungan terhadap pasangan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan Djarot Saiful Hidayat pada Pemilihan Kepala Daerah DKI 2017.

Ahok mengaku tidak mempermasalahkan jika kedua partai itu ingin ‎mengevaluasi dukungan. Pasalnya, hal itu merupakan hak dari masing-masing partai.

BACA JUGA: Nah, PPP Kubu Djan Faridz Merasa Keliru karena Dukung Ahok

"Kalau mereka mau evaluasi, silakan. Toh, partai tidak bisa cabut dukungan lagi karena undang-undang kan. Jadi, santai saja," kata Ahok di Rumah Lembang, Jakarta, Senin (14/11). 

Keinginan NasDem dan PPP untuk mengevaluasi pencalonan terhadap Ahok-Djarot berkaitan dengan kasus penistaan agama ‎yang diduga dilakukan Ahok. 

BACA JUGA: Waduh..Menurut Survei Ini, Ahok-Djarot Berada di Urutan Paling Buncit

Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh mengaku akan mengevaluasi pencalonan Ahok bila mantan Bupati Belitung Timur itu berstatus tersangka. 

Hal senada dilakukan oleh PPP kubu Djan Faridz. Mereka akan mengevaluasi dukungan terhadap Ahok.

BACA JUGA: WNI di Eropa Bakal Deklarasikan Dukungan untuk Ahok

Bahkan, sejumlah alim ulama dan konstituen PPP juga mengusulkan agar dukungan terhadap Ahok-Djarot dikaji dan dievaluasi.

"Tidak apa, wajar saja. Kita aja sama istri juga evaluasi," ungkap Ahok lantas tertawa. ‎(gil/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ahok Minta Warga Asli Usir Para Penolaknya saat Blusukan


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler