PPP Kubu Romy Diminta Segera Taubat

Senin, 15 Desember 2014 – 17:19 WIB

jpnn.com - JAKARTA - Ketua DPP PPP hasil Muktamar VIII Jakarta, Akhmad Gojali Harahap meminta PPP kubu Romahurmuziy (Romy) segera bertaubat karena tidak menghargai ulama sepuh partai berlambang kabah, KH Maemoen Zubeir.

Ini terkait pernyataan Romy yang mengklaim diri selaku ketum PPP hasil Muktamar Surabaya bersama jajarannya, selalu menuding Munas dan Mukernas Jakarta ilegal.

BACA JUGA: Mendagri Sebut Penyaluran Bansos tak Terencana

Menurut Gojali, tidak ada satu alasan pun yang bisa membenarkan bahwa Muktamar Surabaya itu legal. "Jadi, pernyataan Romy itu menunjukkan dia tidak paham aturan, hanya mengedepankan ego, keangkuhan dan semata-mata nafsu mengejar kekuasaan," kata Akhmad Gojali di Jakarta, Senin (15/12).

Pihaknya mengatakan sejak awal Romy Cs telah melabrak semua aturan partai dan undang-undang. Bahkan, Romy tidak menghargai ulama sepuh PPP KH Maemoen Zibeir yang mengakui Muktamar Jakarta, bersedia sebagai Ketua Majelis Syari'ah  dan hadir memberi tausiah di Mukernas I. 

BACA JUGA: DPR Awasi Proses Pemilihan Calon Dirjen Pajak

"Kepada Romy dan antek-anteknya, segeralah bertaubat, jangan lagi membuang-buang energi untuk melakukan pekerjaan yang merusak PPP," tandasnya. (fat/jpnn)

BACA JUGA: Air dan Lumpur Sulitkan Anjing Pelacak Cari Korban Longsoran

BACA ARTIKEL LAINNYA... 2020, Indonesia Bebas Sampah Menumpuk


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler