Prabowo-Hatta Kantongi Dukungan Ibu-Ibu Majelis Taklim

Kamis, 29 Mei 2014 – 22:44 WIB

jpnn.com - JAKARTA - Partai Gerindra terus berupaya memperluas dukungan pemilih bagi Prabowo Subianto yang menjadi calon presiden (capres) berpasangan dengan Hatta Rajasa. Hari ini (29/5) Ahmad Muzani yang menjadi sekretaris jenderal di partai binaan Prabowo itu menggelar pertemuan dengan Ustazah Hj Suryani Taher, pendiri Yayasan Addiniyah Attahiriya di Tebet, Jakarta Selatan.

Muzani menjelaskan, Suryani akan memberikan dukungan kepada Prabowo-Hatta pada pemilu presiden (pilpres) 9 Juli nanti. "Jadi inti pertemuan kami tadi dengan Ibu Suryani bahwa majelis taklim yang membawahi 500 sampai 750 kelompok pengajian yang tersebar di Jabodetabek akan memberikan dukungan kepada pasangan Prabowo-Hatta," kata Ahmad Muzani, Kamis (29/5).

BACA JUGA: Bima Arya Targetkan 60 Persen Suara untuk Kemenangan Prabowo-Hatta

Menurut Muzani, dukungan itu diberikan karena Suryani menilai Prabowo-Hatta bisa memberikan kenyamanan. Selain itu, Muzani menambahkan, rata-rata anggota pengajian itu merupakan ibu rumah tangga bersuamikan pekerja serabutan, Bahkan ada yang  pengangguran.

Karenanya para ibu-ibu majelis taklim itu menggantungkan harapan pada Prabowo-Hatta. "Karena itu orang yang tepat memimpin bangsa ini adalah Prabowo -Hatta karena memberikan jaminan terhadap suami mereka untuk bisa dapat pekerjaan," kata Muzani seraya menambahkan, para ibu-ibu anggota majelis taklim juga berharap putra-putri mereka mendapatkan akses pendidikan yang murah dan berkualitas.

BACA JUGA: Pengusung Berisi Politisi Kotor, Era Reformasi Terancam

Lebih jauh Muzani menjelaskan, dalam pertemuan yang berlangsung sekitar satu jam itu lebih banyak diisi dengan diskusi mengenai pendidikan bagi anak-anak. Menurutnya, banyak pikiran-pikiran yang diberikan Suryani terkait pendidikan formal dan informal. "Karena yayasan yang dipimpin Ustazah Suryani konsen di bidang pendidikan formal dan informal," ungkap anggota Komisi I DPR ini.

Muzani pun memuji prestasi Yayasan Addiniyah di bidang pendidikan formal, baik TK, madrasah tsanawiyah, aliyah hingga universitas. "Di bidang pendidikan informal, ustadzah juga mengelola pesantren dan majelis taklim, serta pengajian," katanya.(boy/jpnn)

BACA JUGA: DKPP Sidangkan Kasus Ketua Panwaslu Dairi

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ancam Langsung Putuskan Perkara KPU Kabupaten Tangerang


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler