Prabowo Memohon Doa Restu dari Ulama di Situbondo

Senin, 25 Februari 2019 – 18:59 WIB
Prabowo Subianto saat debat capres kedua, Minggu (17/2) malam. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, SITUBONDO - Calon Presiden Prabowo Subianto bersilahturahmi ke Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah dan berziarah ke makam pendiri Nahdlatul Ulama KHR As'sad Syamsul Arifin di Sukorejo, Situbondo, Jawa Timur, Senin (25/2).

Di Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah, Prabowo bertemu pimpinan serta pengasuh ponpes yang juga merupakan tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Situbondo yakni KHR Ahmad Azaim Ibrahimy.

BACA JUGA: Fahri Hamzah: Ayo Pak Jokowi, Teken Perppu Lahan HGU Sekarang

Sebelum bertemu Kiai Azaim Ibrahimy, Prabowo beserta rombongan terlebih dahulu ziarah ke makam KHR As'sad Syamsul Arifin.

Di depan makam Prabowo diberi kesempatan oleh perwakilan pengurus Ponpes Salafiyah Syafi’iyah untuk menyampaikan maksud dan tujuan kehadirannya serta memperkenalkan diri di hadapan para ulama Situbondo yang ikut hadir dalam ziarah.

BACA JUGA: Ketua Gerindra Ingatkan Jokowi Bukan Penjaga Toko Kelontong

Prabowo menjelaskan, saat ini sedang melaksanakan tugas negara dan tugas konstitusi dalam proses demokrasi di Indonesia sebagai calon presiden.

Karena itu, sudah menjadi kewajibannya memperkenalkan diri dan bersilahturahmi kepada seluruh rakyat Indonesia dan menyampaikan program pembangunan bangsa dan negara ke depan.

BACA JUGA: Prabowo Tuding Elite Bakal Bagi Uang di Jakarta, TKN Tersindir Enggak?

"Kami memang melaksanakan tugas negara, tugas konstitusi, kami terlibat dalam proses kedaulatan rakyat yang bagaimana pun rakyat harus memilih pemimpin dan wakil-wakilnya. Karena itu, kami keliling ke berbagai wilayah di Indonesia untuk memperkenalkan diri dan memohon amanat dari rakyat," ujar Prabowo.

Capres nomor urut 02 ini juga menjelaskan, kunjungannya ke tokoh-tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk memohon doa restu agar apa yang dicita-citakan dan diperjuangkan dalam membangun bangsa dan negara serta menciptakan keadilan dan kemakmuran, dapat terwujud pada Pemilu 2019.

"Karena itu kami datang ke tokoh-tokoh agama dan masyarakat, para guru, para pemimpin masyarakat di mana pun saya memperkenalkan diri dan memohon doa restu atas niat kami untuk berbakti kepada bangsa dan negara," pungkas Prabowo.(gir/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kiai Maruf Amin: Kalau Tidak Milih Keturunan Jabar, Kelewatan!


Redaktur & Reporter : Ken Girsang

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler