Pramono: Presiden Tidak Intervensi Harga!

Selasa, 06 Oktober 2015 – 07:56 WIB
Sekretaris Kabinet, Pramono Anung. Foto: Dok.JPNN.com.

jpnn.com - JAKARTA - Sekretaris Kabinet Pramono Anung menampik tudingan sejumlah pihak yang menganggap Presiden Joko Widodo mengintervensi harga BBM. 

Ini disampaikan menyusul adanya kritikan Gubernur Bank Indonesia, Agus Martowardojo terkait pernyataan Jokowi yang mengharapkan ada peluang penurunan harga BBM.

BACA JUGA: Selain Mati, Kades Terduga Otak Pembunuhan Salim Kancil Terancam Miskin

"Presiden sama sekali tidak ingin intervensi dalam persoalan kenaikan atau penurunan harga BBM, listrik, maupun gas. Tetapi tentunya sebagai pemegang saham mayoritas melalui BUMN, presiden ingin perhitungan itu dilakukan dengan baik," ujar Pramono di kantor kepresidenan, Jakarta, Senin (5/10).

Menurutnya, presiden memang meminta kebutuhan masyarakat juga penting dipikirkan, sehingga Pertamina diminta menghitung kembali harga BBM. Termasuk kementerian terkait diminta membuat kajian atas harga itu. 

BACA JUGA: Kisah Teriakan Allahu Akbar Saat Pesawat Aviastar Ditemukan

Laporan kajian itu sudah diterima presiden. Tetapi belum ada satu pun keputusan yang diambil Jokowi terkait harga BBM tersebut.

"Sama sekali tidak ada upaya untuk intervensi. Nah nanti bagaimana hasilnya, dipersilahkan kepada Pertamina, PLN, karena saat ini mekanismenya sangat terbuka untuk mereka yang menyampaikan," imbuhnya.

BACA JUGA: NAH...Fahri Hamzah Dukung Jokowi Minta Maaf Atas Kekeliruan Negara di Masa Lalu

Ia memastikan harga setiap bahan bakar kemungkinan akan mengalami perubahan. Namun, itu juga sangat bergantung pada hasil kajian lembaga terkait. Rencananya, itu diumumkan dalam pekan ini.

"Tidak semua hal (jenis BBM) diturunkan. Bahkan ada hal yang dikalkulasi malah perlu koreksi. Tapi sekali lagi, presiden sama sekali tidak ingin melakukan intervensi kepada dunia usaha. Termasuk kepada BUMN," tandas Pramono. (flo/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ini Pesan Khusus Senator Asal Papua di Hari Jadi TNI


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler