Prangko Anyar Ukraina Picu Kemarahan Rusia, Pasukan Hacker Beraksi

Sabtu, 23 April 2022 – 02:06 WIB
CEO kantor pos Ukraina Ihor Smilianskyi menunjukkan prangko yang memperlihatkan tentara Ukraina dan kapal perang Rusia yang menggambarkan kapal penjelajah rudal "Moskva" yang rusak, di kantor pusat perusahaan di Kiev, Ukraina, 14 April 2022. (ANTARA/Reuters/Valentyn Ogirenko/as)

jpnn.com, KIEV - Kantor pos nasional Ukraina Ukrposhta mengatakan pihaknya telah menjadi target serangan siber pada Jumat setelah secara daring menjual prangko bergambar seorang tentara Ukraina yang membuat gestur kasar ke kapal perang Rusia.

Antrean untuk membeli prangko tersebut terlihat di kantor pusat Ukrposhta di Kiev pekan lalu, menyusul tenggelamnya Moskva, kapal induk Rusia di Laut Hitam.

BACA JUGA: Anggota G20 Rencanakan Aksi Boikot Rusia, Saatnya Indonesia Tegas

Kiev mengatakan pihaknya telah menghantam Moskva dengan rudal. Rusia mengatakan kapal itu karam ketika sedang ditarik dari laut di tengah badai usai terjadi kebakaran yang disebabkan oleh ledakan amunisi.

Ihor Smilianskyi, direktur jenderal Ukrposhta, merilis permintaan maaf kepada pelanggan atas apa yang dia sebut sebagai serangan DDos (distributed denial-of-service) namun tidak mengatakan siapa yang melakukannya.

BACA JUGA: Rusia Makin Terpojok, Bu Sri Sebut Ini Permintaan Anggota G20

"Kami sedang melakukan segala hal, bersama penyedia internet, untuk memulihkan toko daring dan sistem Ukrposhta lain yang juga tidak berfungsi untuk sementara akibat serangan DDos terhadap sistem kami," katanya di Facebook.

Pejabat Ukraina telah memperingatkan bahaya serangan siber oleh peretas alias hacker Rusia dimulainya invasi pada 24 Februari.

BACA JUGA: Paus Mengaku Dilarang Bertemu Pemimpin Gereja Ortodoks Rusia

Moskow berkali-kali membantah tuduhan telah melancarkan serangan siber ke Ukraina.

Ukraina mengatakan sebelumnya bulan ini bahwa pihaknya telah menggagalkan upaya peretas Rusia yang akan menghancurkan jaringan listrik lewat serangan siber. (ant/dil/jpnn)


Redaktur & Reporter : M. Adil Syarif

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler