Prediksi Support dan Resistance IHSG Pekan Ini

Selasa, 25 April 2017 – 07:34 WIB
Ilustrasi IHSG. Foto: JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Indeks harga saham gabungan (IHSG) diprediksi bergerak di kisaran support 5.600–5.632 dan resistance 5.675–5.689 pada pekan ini.

Sepanjang pekan lalu, IHSG ditutup menguat 0,85 persen menjadi 5.664,48.

BACA JUGA: Membedah Rahasia di Balik Kesuksesan Astra

Analis senior Binaartha Sekuritas Reza Priyambada menyatakan, ada peluang lebih banyak investor yang masuk ke pasar sehingga turut memengaruhi indeks.

’’Namun, ketahanannya masih harus diuji seiring masih adanya sentimen pelemahan pada sejumlah bursa saham global,’’ katanya.

BACA JUGA: Saham Agung Podomoro Land Tertekan Sentimen Reklamasi

Sepanjang pekan lalu, indeks belum mendapatkan pengaruh dari penguatan rupiah dan kedatangan Wakil Presiden AS Mike Pence ke Indonesia.

Selain itu, pasar masih diliputi ketidakpastian tentang hasil pemilu di Prancis.

BACA JUGA: Anies-Sandi Perkasa, Saham Saratoga dan Grup MNC Berjaya

Pekan ini, sentimen yang diperkirakan memengaruhi pergerakan indeks masih seputar pilpres Prancis yang bersiap memasuki putaran kedua pada 7 Mei mendatang.

Selain itu, ada keputusan kebijakan moneter di Asia dan Eropa dalam bentuk instrumen suku bunga.

Berdasar beberapa data penjualan, tingkat inflasi serta produk domestik bruto (PDB) AS juga dirilis pada akhir pekan depan.

Analis saham Reliance Securities Lanjar Nafi sepakat dengan prediksi penguatan terbatas indeks pada pekan ini.

Namun, dia mengatakan, penguatan terbatas berkaitan dengan kondisi IHSG yang cenderung mendekati area batas atas.

Dalam jangka menengah, pola pergerakannya cenderung bearish.

’’Pergerakan IHSG rentan dan akan berada pada level support 5.540 dan resistance 5.700,’’ ungkapnya.

Beberapa saham yang pergerakannya perlu dicermati adalah PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN), PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA), dan PT Medco Energi International Tbk (MEDC).

Analis BCA Sekuritas Darmawan Halim menilai investor juga perlu mencermati pergerakan saham PT Astra International Tbk (ASII).

Dia memperkirakan harga saham ASII tahun ini dapat menembus kisaran Rp 9.550 per lembar.

Pada perdagangan Jumat (21/4), saham ASII ditutup menguat Rp 575 per saham (6,71 persen) menjadi Rp 9.150 per saham.

Bila dibandingkan dengan posisi pada 21 April 2016, saham ASII telah menguat 27,49 persen.

Positifnya kinerja ASII didongkrak penjualan Daihatsu dan Toyota yang naik 26,8 persen secara year-on-year (yoy). (rin/c14/noe)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Investor Asing Borong Saham Rp 3 Triliun


Redaktur & Reporter : Ragil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler