Presiden Aja Muda, Masa Pemimpin Golkar Enggak?

Jumat, 08 Desember 2017 – 19:01 WIB
Bendera Partai Golkar. Foto: dokumen JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Pengamat komunikasi politik Universitas Mercu Buana Heri Budianto menilai Partai Golkar membutuhkan pemimpin muda.

Menurut Heri, hal itu sejalan dengan fakta tentang jumlah pemilih pada Pileg dan Pilpres 2019.

BACA JUGA: Golkar Dukung Pengelolaan Anggaran Daerah Lebih Terkendali

Heri menjelaskan, dari 190 juta pemilih, sebanyak 40 persen di antaranya berusia muda. Mereka berada di rentang usia 17-40 tahun.

"Jadi, istilah sekarang itu pemilih milenial," kata Heri di gedung DPR, Jakarta, Jumat (8/12).

BACA JUGA: Airlangga Pastikan tak Ada Kubu-Kubuan di Tubuh Golkar

Direktur eksekutif PolcoMM Institute itu menuturkan, para pemilih milenial tersebut menginginkan pemimpin muda.

"Presidennya (Joko Widodo) saja muda," tegas Heri.

BACA JUGA: Jangan Sampai Anggaran di APBD Tak Jelas Penggunaannya

Karena itu, dia juga meminta partai politik mengutamakan pemimpin muda.

Sementara itu, Ketua DPP Partai Golkar Zainudin Amali menuturkan, pihaknya akan menyelesaikan urusan internal dan eksternal dengan baik.

“Jangan sampai dapat jalan, tapi menimbulkan urusan lain," kata Amali. (boy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Idrus Marham: Kita Doakan agar Bung Setnov…


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler