Presiden Berharap Swasta Mau Terjun Bangun Infrastruktur

Minggu, 10 September 2017 – 23:51 WIB
Presiden Joko Widodo saat meninjau ruas tol Jombang-Mojokerto di Jalan Tol Seksi II Jombang-Mojokerto Barat, Kabupaten Mojokerto, Provinsi Jawa Timur, Minggu (10/9). Foto: istimewa for jpnn

jpnn.com, JOMBANG - Presiden Joko Widodo menilai proyek infrastruktur pemerintah tidak mungkin dikerjakan dan dibiayai seluruhnya oleh BUMN.

Karena itu dia berharap adanya peranan swasta dalam pembangunan infrastruktur di Tanah Air.

BACA JUGA: Gerindra: Hanya Prabowo yang Mampu Tumbangkan Jokowi

Hal ini disampaikan Jokowi-sapaan presiden ketika meresmikan ruas tol Jombang-Mojokerto di Jalan Tol Seksi II Jombang-Mojokerto Barat, Kabupaten Mojokerto, Provinsi Jawa Timur, Minggu (10/9).

“Kita harapkan swasta juga mau terjun membangun infrastruktur seperti ini,” ujar mantan wali kota Surakarta.

BACA JUGA: Pak Jokowi, Ini Ada Ratusan Surat Dari Anak-Anak

Presiden Ketujuh RI turut menyampaikan bahwa proyek jalan tol Jombang-Mojokerto adalah ruas tol yang dikerjakan oleh pihak swasta, yakni PT Marga Harjaya Infrastruktur.

"Saya perlu sampaikan karena banyak suara-suara yang mengatakan bahwa semua proyek dikerjakan BUMN, tidak, swasta juga ikut berperan,” tegasnya.

BACA JUGA: Bandara di 10 Destinasi Prioritas Bakal Naik Kelas

Dalam kesempatan tersebut, mantan gubernur DKI Jakarta itu pun mengingatkan pentingnya kecepatan dalam pembangunan infrastruktur guna meningkatkan daya saing dan pergerakan ekonomi di Tanah Air.

“Negara yang cepat mengalahkan negara yang lambat. Siapa yang cepat, akan menangkan kompetisi. Persaingan begitu sengitnya sekarang,” katanya mengingatkan.

Salah satu cara menjadikan negara bisa memenangkan persaingan menurutnya adalah memiliki kecepatan dalam bidang logistik.

“Itu juga menjadi kunci. Jika sudah membaik, cepat, bukan tidak mungkin level ekonomi kita bisa bersaing dengan level negara Asia Tenggara,” tukasnya.

Untuk itu, Kepala Negara meminta agar masyarakat tidak hanya memikirkan persaingan antar negara, seperti Indonesia dengan Singapura atau Indonesia dengan Thailand.

"Jangan hanya berpikir persaingan antar negara, Indonesia dengan Singapura atau Thailand, tetapi Jawa Timur juga bisa bersaing sengan negara lain. Tetapi jangan bermimpi bisa bersaing tanpa adanya infrastruktur,” pungkasnya.

Turut hadir mendampingi Presiden dalam acara tersebut di antaranya Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono dan Gubernur Jawa Timur Soekarwo.(fat/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Fahri Hamzah: Kalau Saya Jadi Presiden, Saya Luka


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler