Presiden Ukraina: Saya Tidak Mengerti, Apakah Putin Masih Hidup?

Jumat, 20 Januari 2023 – 21:54 WIB
Vladimir Putin. Foto; AFP

jpnn.com, KIEV - Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy pada Kamis (19/1) menyatakan bahwa dia kehilangan informasi soal keberadaan Vladimir Putin dan mempertanyakan apakah sang pemimpin Rusia tersebut masih hidup.

“Saya tidak sepenuhnya mengerti apakah dia (Putin) masih hidup. Apakah dia yang membuat keputusan atau orang lain, sekelompok orang tertentu,” kata Zelenskyy dalam pidatonya secara virtual di Forum Ekonomi Dunia (WEF), menurut pernyataan kepresidenan Ukraina.

BACA JUGA: Sobat Putin Hina PM Jepang Habis-Habisan sampai Menyuruh Harakiri

“Saya tidak mengerti bagaimana Anda bisa menjanjikan satu hal kepada para pemimpin Eropa, lalu hari berikutnya memulai invasi besar-besaran ke negara lain. Saya tidak mengerti dengan siapa kita berurusan,” tambah dia.

Dalam forum tersebut, Zelenskyy juga meminta negara-negara lain agar tidak ragu-ragu memberikan bantuan militer ke Ukraina.

BACA JUGA: Konon Putin Khawatir Bakal Dikudeta dan Dibunuh, Kemungkinan Akan Lengser Tahun Ini

Dia mengatakan negaranya membutuhkan sistem pertahanan udara untuk melindungi fasilitas sipil dan infrastruktur energi dari serangan rudal dan pesawat nirawak musuh.

Zelenskyy menyampaikan pasukannya juga membutuhkan senjata yang mempunyai kemampuan menyerang dengan jangkauan yang lebih jauh, dan memungkinkannya untuk menyerang musuh hingga ke garis depan.

BACA JUGA: Putin Awali 2023 dengan Marah-Marah, Menperin Dipermalukan di Depan Seluruh Anggota Kabinet

Terkait kemungkinan pembicaraan damai untuk mengakhiri perang yang dimulai Februari tahun lalu, pemimpin Ukraina itu mengaku bingung karena dia tidak mengerti kepada siapa dia harus bernegosiasi di Rusia.

“Menurut saya, Rusia harus terlebih dahulu menemukan seseorang dan kemudian menawarkan sesuatu.” kata Zelenskyy.

Pada Oktober lalu, Zelenskyy telah menandatangani sebuah dekrit yang menolak negosiasi apa pun dengan Putin setelah Rusia mengambil alih empat wilayah pendudukan Ukraina sebagai bagian dari Rusia.

Empat wilayah itu adalah Donetsk, Kherson, Luhansk, dan Zaporizhzhia. Namun hasil kesepakatan tersebut mendapatkan penolakan secara luas dari komunitas internasional. (ant/dil/jpnn)


Redaktur & Reporter : M. Adil Syarif

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler