Priittt... Ada Kartu Hijau dari Nahdiyin untuk Cak Imin

Sabtu, 17 Februari 2018 – 15:30 WIB
Deklarasi dukungan dari Forum Nahdiyin Bersatu (FNB) Banyuwangi untuk Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar agar mencalonkan diri pada Pilpres 2019. Foto: FNB for JPNN

jpnn.com, BANYUWANGI - Massa akar rumput Nahdatul Ulama (NU) terus menyuarakan dukungan bagi Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar agar maju sebagai calon wakil presiden pada Pemilu 2019. Sabtu (17/2), ratusan nahdiyin di Banyuwangi juga mendeklarasikan dukungan untuk politikus yang kondang disapa dengan panggilan Cak Imin itu.

Tapi, ada yang unik dalam deklarasi dukungan dari Forum Nahdiyon Bersatu (FNB) Banyuwangi untuk Cak Imin itu. Dalam deklarasi yang digelar di Pondok Pesantren Bahrul Hidayah, Dusun Rayud, Desa Parijatah Kulon, Kecamatan Srono, Kabupaten Banyuwangi itu, nahdiyin menggunakan peluit dan kertas hijau sebagai kartu.

BACA JUGA: PDIP Usung Pak Jokowi di Pilpres 2019? Nanti dulu..

Koordinator Deklarasi FNB Banyuwangi Syaifudin Zuhri mengatakan, dukungan bagi Cak imin sebagai ikhtiar dalam rangka memuluskan jalan untuk politikus asal Jombang itu pada Pemilu Presiden (Pilpres) 2019. “Minimal sebagai cawapres,” katanya.

Syaifudin menjelaskan, warga nahdiyin yang bergabung di FNB datang dari beragam profesi. Ada guru madrasah, santri, pedagang, hingga mahasiswa dan kalangan LSM.

BACA JUGA: Perkenalkan, Ini 9 Jago PKS di Pilpres 2019

Adapun prosesi deklarasi dukungan dilakukan menggunakan peluit dan kartu hijau sebagai simbol persetujuan. Mereka secara serentak mengangkat kartu hijau setelah peluit dibunyikan.

BACA JUGA: Gerindra: PDIP Tidak akan Mengusung Jokowi di Pilpres 2019

Syaifudin menambahkan, nahdiyin di Banyuwangi sangat antusias mendukung Cak Imin. “Ini (kartu hijau, red) sebagai simbol kuatnya dukungan untuk Cak Imin," imbuhnya.

Karena itu Syaifudin meyakini dukungan dari nahdiyin untuk Cak Imin yang kini berjuluk Panglima Santri akan terus mengalir. "Kami akan terus mengawal suara murni nahdliyin ini untuk mendukung tokoh panglima Santri, Cak Imin,” pungkasnya.

Salah saorang warga bernama Laila mengatakan, Cak Imin merupakan representasi nahdiyin. Guru di madrasah ibtidaiyah itu mengharapkan mantan menteri tenaga kerja dan transmigrasi itu akan memimpin Indonesia.

"Bagi kami guru madrasah, Cak Imin murni kader NU yang kami yakin akan mewakli suara kami,” katanya.(jpg/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Galang Koalisi, PKS Bawa 9 Nama Bakal Capres


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler