Mendikbud Nadiem Bantah Pendapat Jusuf Kalla Soal Dampak UN Dihapus

Rabu, 11 Desember 2019 – 22:33 WIB
Mendikbud Nadiem Makarim akan menghapus Ujian Nasional alias UJ mulai 2021. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim, membantah pendapat mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK), bila Ujian Nasional atau UN dihapus maka akan membuat generasi bangsa jadi lembek.

"Enggak sama sekali, karena UN itu diganti assesment kompetensi di 2021," jawab Nadiem saat dimintai tanggapan atas pandangan JK, di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (11/12).

BACA JUGA: 4 Program Pokok Mendikbud Nadiem Dinilai Mengembalikan Kasta-Kasta Sekolah

Bos Gojek ini justru optimistis dengan penghapusan ujian nasional dan diganti dengan assesment kompetensi, itu akan lebih menantang.

"Malah lebih me-challenge sebenarnya. tapi yang me-challenge itu bukan muridnya, itu buat sekolahnya untuk segera menerapkan hal-hal di mana pembelajaran yang sesungguhnya terjadi, bukan penghafalan," tutur Nadiem.

BACA JUGA: Ujian Nasional Dihapus, Diganti Sistem Penilaian Berbobot Penalaran

"Ada pembelajaran, ada penghafalan. Itu hal yang berbeda," tegas pria yang diangkat menjadi menteri dalam usia 35 tahun ini.

Terkait teknis penghapusan ujian nasional tersebut, Nadiem menyebutkan tahapannya baru dilakukan pada 2021 mendatang.

BACA JUGA: Nadiem Makarim: USBN Tidak Ada Lagi

"(Nanti) 2021. 2020 masih lanjut UN, 2021 jadi assesment kompetensi dan survei karakter. Assesment kompetensi enggak berdasar mata pelajaran. Berdasarkan numerasi literasi dan juga survei karakter," jelasnya. (fat/jpnn)


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler