PSMS Medan Akan Jalani Partai Hidup Mati Lawan Babel United

Senin, 21 Oktober 2019 – 13:04 WIB
Skuad PSMS Medan saat menjalani sesi latihan. Foto: IG ofisialPSMSmedan

jpnn.com, MEDAN - PSMS Medan masih berjuang untuk bisa lolos ke babak delapan besar Liga 2 2019. Pada pertandingan terakhir, PSMS akan melakoni partai penentuan saat menghadapi Aceh Babel United pada laga tunda pekan ke-19 wilayah Barat Liga 2 di Stadion Teladan, Senin (21/10).

PSMS kini berada di posisi empat dengan 34 poin. Untuk itu, tim berjuluk Ayam Kinantan tersebut, butuh kemenangan untuk mempertahankan posisi itu demi satu tiket tersisa ke 8 besar.

BACA JUGA: Mbak Riva Tak Berkutik Saat Tepergok Berbuat Terlarang

Pasalnya, tiga tiket lainnya dari wilayah Barat sudah digenggam Persiraja, Persita dan Sriwijaya FC. Menang juga sangat menentukan karena dua rival PSMS di urutan 5 (Perserang) dan urutan 6 PSCS Cilacap, sama-sama mengemas 33 poin.

Artinya, jika kalah atau seri lawan Babel, sementara Perserang atau Cilacap menang maka PSMS akan tersingkir.

BACA JUGA: Evakuasi Sopir Grand Max Tertusuk Besi Tembus Dada dalam Kecelakaan, Dramatis!

Menghadapi Babel, PSMS sedikit diuntungkan karena tim tamu minim persiapan karena baru mendarat di Medan, Minggu malam.

Pelatih PSMS, Jafri Sastra mengatakan PSMS hanya punya satu kata untuk besok. “Tidak ada kamus lain, selain harus menang. Karena hanya itu yang bisa membuat kami lolos ke babak 8 besar,” tegasnya.

BACA JUGA: Mardani PKS: Tolong Tidak Bermanuver Masuk Barisan Koalisi Pemerintah

Namun, PSMS dipastikan tidak bisa tampil full, karena ada dua pemain tak bisa main karena akumulasi kartu yaitu Bruno Casimir dan Kesuma Satria. Juga ada beberapa pemain yang belum fit.

“Ada beberapa pemain yang tidak bisa tampil pada laga ini. Yang pasti Bruno dan Satria tak bisa turun karena akumulasi kartu. Kemudian dua pemain cedera yaitu Rendi dan juga Tri Handoko karena ada masalah dengan betisnya,” beber Jafri.

Soal lawan yang datang terlambat, Jafri enggan mengomentarinya. Penting baginya fokus ke pemainnya. “Yang penting bagi kami hanya persiapkan diri bagaimana besok anak-anak tidak menganggap mudah pertandingan. Makanya, besok kami harus lebih kerja keras dan lebih disiplin. Yang penting saya selalu intruksikan anak-anak untuk kerja keras dan semaksimal mungkin. Kami tidak pandang kondisi mereka (Babel),” ungkapnya.

“Bentuk motivasi harus menang untuk lolos, tidak ada lagi. Kami yang menentukan nasib kami sendiri, jangan bergantung pada pertandingan lain. Besok partai final, partai yang pastinya pertandingan terakhir yang sangat menentukan bagi tim PSMS. Makanya, anak-anak yang main besok harus habis-habisan,” ungkapnya.

BACA JUGA: Ahmadah Meninggal Dunia Lantaran Salah Potong, Dikira Ranting Ternyata Kabel Listrik

Tim lawan sendiri kata Jafri tim yang kuat yang tak punya target pada laga besok, sebab aman dari degradasi dan tak punya peluang merebut posisi 4 besar Wilayah Barat.(nin)


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler