PSSI Keluarkan Enam Klub

Minggu, 23 Januari 2011 – 06:18 WIB
DENPASAR - PSSI tampil semakin sangar dengan memperlihatkan kesewenang-wenangannyaDalam Kongres Tahunan yag berakhir kemarin (22/1) di Grand Ballroom Pan Pasific Nirwana Bali Resort, induk organisasi sepak bola se Indonesia itu menghasilkan keputusan yang cukup ganjil.

Dalam pembacaan hasil kongres di depan para wartawan, PSSI secara tegas mengeluarkan enam anggotanya

BACA JUGA: Kongres PSSI, Kongres Mahar?

Keenam klub tersebut adalah Persibo Bojonegoro, Persema Malang, Persma Manado, Gaspa Palopo, Persegi Gianyar, dan PSM Makasar.

PSM adalah klub terakhir yang dikeluarkan
Itu setelah ancaman PSSI tak diacuhkan oleh PSM untuk tak berkompetisi di LPI (Liga Primer Indonesia)

BACA JUGA: Battle for The Ages Jilid II, Ambisi Juara Dunia

Ya, kemarin PSM baru saja menjalani laga melawan Persema di Stadion Gayajana
Malang

BACA JUGA: Melawan Rasis dengan Sanksi Berat

Sedang Persibo dan Persema sudah lebih dahulu menjalani pertandingan di liga yang digagas Arifin Panigoro itu.

"PSM kami berikan kesempatan melakukan pembelaan secara tertulis pada kongres selanjutnyaKarena belum ada bukti sebelum mereka bermain di LPI hingga hari ini (kemarin, red.)," ujar Nurdin Halid, ketua umum PSSI.

"Untuk tiga klub lain, Persma, Gaspa, dan Persegi hukuman langsung dari FIFA (Federasi Sepak Bola Internasional)Itu tanpa sepengetahuan dan rekomendasi dari PSSI," jelas Nurdin.

Persma dengan alasan tiga musim berturut tak berkompetisiSedang Gaspa dan Persegi karena melanggar hak pemain asing dalam pelunasan kontrak.

Alasan dikeluarkannya tiga klub di atas tersebut terlihat cukup menyedihkanSeharusnya justru PSSI yang mengetahui terlebih dahulu adanya ketidakberesan di klub anggotanyaBukan badan sepak bola dunia yang tahu mengenai kondisi klub di negara berperingkat 126 iniSedang untuk klub baru, sebanyak 23 klub akan menjalani kompetisi dari Divisi III musim 2011-2012.

Nah, tak hanya itu, PSSI juga mengumbar janji kepada klub-klub ISL (Indonesia Super League)Mereka menjanjikan kepemilikan saham hingga 99 persenSedang satu persen ada di tangan PSSI."Kami menyebutnya sebagai golden shareArtinya meski hanya satu persen, PSSI tetap punya kewenangan penuh dalam penyelenggaraan kompetisi dan memberikan dukungan," tutur Nurdin.

Golden share tampaknya juga jadi akal-akalanKarena meski suara mayoritas dimiliki klub, namun untuk penentuan atau finalisasi semua keputusan termasuk keuntungan, ada di tangan PSSITetapi PSSI menolak jika kebijakan golden share itu dikatakan monopoli baru.

Juga untuk semakin menyokong pendanaan klub-klub ISL, PSSI menjanjikan subsidi Rp 2 Miliar bagi tiap klubRp 1 Miliar direalisasikan pada jeda putaran satu dan keduaSisanya dilunasi pada musim kompetisi selanjutnyaDan pada 2014, PSSI menargetkan klub-klub ISL tak lagi menyusu pada APBD.

Di sisi lain, peserta kompetisi Divisi Utama musim 2011-2012 dipastikan membengkakItu setelah CEO PT Liga Indonesia Joko Driyono menyatakan bakal ada 44 klub berlaga di Divisi UtamaDan Divisi Utama akan dibagi dalam empat wilayah.

"Untuk pemilihan klub yang jadi angota baru di Divisi Utama itu bukan kewenangan PT LigaTetapi itu keputusan dan kewenangan Exco" ujar JokoJika benar demikian, kemungkinan proses jual-beli keikutsertaan klub di Divisi Utama oleh Exco semakin besar(dra/diq)

Daftar Nama Calon Anggota Baru PSSI
(nama klub dan provinsi)

Lhoksumawe FC, NAD
Pidie Jaya, NAD
PS Solsel, Sumbar
Tabir FC, Jambi
PSSL, Sumsel
Porkab Koba, Bangka Belitung
Cilegon Mandiri, Banten
Sultan Muda, Jabar
Bandung Barat, Jabar
Blaster FC, Jabar
Petro Jabrik FC, Jabar
Maung Bandung FC, Jabar
Bina Putra, Jabar
PS Tunas Jogja, DIJ
Gresik Putra, Jatim
Barabai FC, Kalsel
Persikat, Kalteng
Persibolmut, Sulut
PersikokotSulut
Nusaina FC, Maluku
Persindug, Papua
Persidei, Papua
Persiyali, Papua

BACA ARTIKEL LAINNYA... Buka Pintu Timnas buat Cassano


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler