PSSI Sebut Ada Kesalahan Data yang Diungkap Narasumber Pengaturan Skor

Senin, 25 Februari 2019 – 16:34 WIB
PSSI. Ilustrasi Foto: Jawa Pos

jpnn.com, JAKARTA - PSSI mengungkap bahwa ada sejumlah kekeliruan data yang diungkap narasumber yang diwawancarai Najwa Sihab di acara Mata Najwa, Rabu (20/2) lalu.

Dalam acara tersebut, Mata Najwa tak banyak medatangkan narasumber, hanya ada tiga narasumber. Ketiganya yakni Hendro Pandowo (Ketua Satgas Antimafia Bola), Akmal Marhali (Koordinator Save Our Soccer), dan Maruarar Sirait (Anggota Dewan Pembina PSSI).

BACA JUGA: Polri Dalami Keterangan Sopir Joko Driyono yang Disuruh Transfer Uang Rp 5 Miliar

Namun, tim Mata Najwa telah menyiapkan video tiga hasil wawancara dengan pihak yang diduga terlibat dalam perusakan bukti-bukti pengaturan skor di sepak bola di Indonesia.

Tiga narasumber tersebut adalah sopir Joko Driyono, Dani, dan Dwi Irianto alias Mbah Putih. Ada juga satu perangkat pertandingan yang disembunyikan identitasnya.

BACA JUGA: Ketua KPSN: Saldo Nol, Bagaimana PSSI Mau Biayai Tim Ad Hoc?  

Sederet kasus pengaturan skor yang terjadi di kompetisi sepak bola Indonesia di bahas. Bahkan, kompetisi Liga 1 dianggap sebagai perangkat pertandingan itu menyebutkan bahwa banyak laga di Liga 1 telah diatur.

"Beragam pernyataan yang disampaikan oleh perangkat pertandingan itu rupanya tidak sesuai dengan kenyataan hasil pertandingan, dan juga ungkapan pihak terkait," bunyi rilis dari PSSI.

BACA JUGA: Masalah KLB Urusan PSSI, Satgas Antimafia Bola Tak Bisa Campuri


Berikut beberapa dugaan yang tak sesuai fakta

1. Arema FC Vs Borneo FC di Liga 1 2018
Narasumber anonim itu menyebut bahwa IB telah memerintahkan wasit untuk memenangkan Arema FC saat melawan Borneo FC pada Liga 1 2018 dengan imbalan Rp 20-25 juta.

Namun, jika dilihat pada data pertandingan, ternyata Arema kalah 1-2 dari Borneo pada putaran pertama di Samarinda.
Lalu, ada hasil imbang 2-2 saat kedua tim bersua pada putaran kedua di Malang. Selain itu, pernyataan sang perangkat pertandingan tersebut terkait dengan laga Borneo FC melawan PSM Makassar juga kurang sesuai dengan kenyataan.

2. PSM Makassar Vs Borneo FC di Liga 1 2018
IB kembali dituduh terlibat untuk memenangkan Borneo FC atas Juku Eja, julukan PSM. Ketika dicek pada hasil pertandingan, justru PSM Makassar dua kali memenangi laga dengan Borneo FC di Liga 1 2018.
PSM Makassar menang 1-0 di Stadion Andi Matalatta, dan menang 2-1 di Stadion Segiri, Samarinda.

3. Bantahan dari anggota Exco PSSI berinisial PT
PT diduga menjadi dalang pengaturan skor Bali United saat bermain di kandang pada Liga 1 2018. Namun, PT membantah terlibat dalam penyuapan kepada perangkat wasit pada pertandingan Bali United.

“Saya tidak mengetahui hal itu (meminta bantuan perangkat pertandingan). Kalau tim mau menang siapa sih yang tak mau menang, kami mintanya ke pelatih dan pemain,” ucap PT dikutip dari Mata Najwa.

Namun, ada tiga fakta lain sesuai dengan hasil pertandingan yang disampaikan oleh perangkat tersebut.
Liga 1 2018:

Inisial PT meminta Bali United menang atas Persela Lamongan di Bali (hasil pertandingan: Bali United 2-1 Persela Lamongan)
Inisial F meminta Persija Jakarta menang atas Mitra Kukar di Liga 1 2018 (hasil pertandingan: Persija 2-1 Mitra Kukar)

4. Piala Presiden 2018:
Inisial IB meminta Arema tidak kalah dari Bhayangkara FC karena menentukan peluang lolos dari grup (hasil pertandingan: Arema 0-0 Bhayangkara FC.

“Saya tidak mengetahui hal itu (meminta bantuan perangkat pertandingan). Kalau tim mau menang siapa sih yang tak mau menang, kami mintanya ke pelatih dan pemain,” ucap CEO Bali United, Yabes Tanuri dikutip dari instagram resmi klub asal Pulau Dewata itu. (dkk/jpnn)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Mulai NK, IB Sampai JR, Sosok di PSSI yang Disebut Terlibat Pengaturan Pertandingan


Redaktur & Reporter : Muhammad Amjad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
PSSI   Mata Najwa  

Terpopuler