PT Transjakarta Korek Keterangan PT United Tractors dan Karoseri Laksana

Senin, 10 Agustus 2015 – 12:34 WIB
dok jpnn

jpnn.com - JAKARTA - Direktur Utama PT Transportasi Jakarta Antonius NS Kosasih mengaku sudah meminta penjelasan dari PT United Tractors selaku APM bus Scania dan Karoseri Laksana.

Langkah itu dilakukan terkait adanya data dan informasi yang bertentangan di Pelat Kir bus Scania. Kosasih menyatakan, di sana tertulis berat kosong kendaraan adalah 19,3 ton.

BACA JUGA: Pemerintah Sudah Diwanti-wanti, Jakarta Butuh 60 ton Daging Sapi Per Hari

"Sementara, Gross Vehicle Weight atau GVW yang mencerminkan berat bus dalam keadaan penuh penumpang adalah 26 ton," kata Kosasih di Jakarta, Senin (10/8).

Ia menyatakan, berdasarkan keterangan Laksana, penumpang yang bisa diangkut seharusnya 26 ton dikurangi 19,3 ton atau sebanyak 6,7 ton. "Jika dihitung sesuai peraturan satu orang penumpang dihitung beratnya 60 kg, artinya bus tersebut bisa mengangkut sekurang-kurangnya 111 orang penumpang," tutur Kosasih.

BACA JUGA: Dua Ormas Bentrok, Ini Permintaan Ahok

Berdasarkan keterangan pihak Laksana, sambung Kosasih, Surat Registrasi Uji Tipe (SRUT) yang mereka terima juga menyatakan berat kosong bus 19,6 ton. Sementara, berat dengan penumpang penuh adalah 26 ton. "Jadi seharusnya sama," ujar Kosasih. (gil/jpnn)

 

BACA JUGA: Perum PPD Tunda Peresmian Transjabodetabek

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pengamat Sebut Ahok Anggap Kemacetan Hal Biasa


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler