PTTEP Indonesia - CECT Partner Gelar Seminar Berkelanjutan

Kamis, 26 April 2018 – 17:54 WIB
PTTEP Indonesia dan CECT menggelar seminar tentang pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) di Jakarta. Foto for jpnn

jpnn.com, JAKARTA - PTTEP Indonesia bersama CECT menggelar seminar tentang pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) di Jakarta.

Pada seminar tersebut, PTTEP menekankan pentingnya semua stakeholder’s memainkan peran kolaboratif dan menciptakan front persatuan dalam mencapai SDGs di Indonesia.

BACA JUGA: DPR Soroti Penerbitan Izin Impor Bawang Putih di Kemendag

Menegaskan peran dalam mencapai SDGs, PTTEP bermitra dengan CECT untuk melayani sebagai penyelenggara diskusi di antara para pemangku kepentingan utama di negara tersebut dan membentuk serangkaian seminar sebagai platform untuk bertindak, menciptakan masa depan yang berkelanjutan bagi Indonesia.

“Sebagai dari sektor swasta, kami menyadari bahwa untuk mencapai SDGs adalah upaya kolektif - kami tidak bisa melakukannya sendiri. Itulah mengapa kami ingin membuat forum di mana setiap orang dapat bertemu untuk berbagi peran masing-masing dan mendiskusikan bagaimana kami bisa bekerjasama untuk menciptakan dampak yang lebih tahan lama," ujar General Manager PTTEP Indonesia, Afiat Djajanegara.

BACA JUGA: HD Car Care Pekanbaru Solusi Perawatan Mobil Terbaik Dunia

Seminar perdana menyambut panel utama dengan peserta dari pemerintah Indonesia, sektor swasta, dan LSM.

Adapun para panelis di seminar termasuk: General Affairs Manager PTTEP Indonesia - Afiat Djajanegara, Praktisi Keberlanjutan (Sustainibility) Terkemuka - Jalal CSRI, Kementerian Desa Direktur Jenderal Pengembangan Desa - Prof. Dr. Ahmad Erani Yustika, Chief Technical Officer dan Pendiri Kitabisa.com - Vikra Ijas, Direktur Eksekutif Dompet Dhuafa - Yuli Pujihardi, dan Manajer Program Senior British Council Indonesia - Ari Sutanti.

BACA JUGA: Kementan Kembangkan TTIC di 20 Provinsi

"Socialpreneur telah meningkatkan pertumbuhan sosial dan mempromosikan pembangunan berkelanjutan, maka sangat penting bagi semua sektor untuk mendukung mereka dalam mengadopsi inovasi sosial untuk mengatasi masalah-masalah sosial," kata Anastasia Putri dari CECT.

Melalui Seminar dan Lokakarya ini, kata Putri pihaknya berharap bisa mengubah paradigma orang tentang kontribusi sosial organisasi mereka.

"Kami bersikeras bahwa Indonesia tidak akan tertinggal di kancah global dalam mencapai Usulan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) yang diusulkan,” imbuhnya.

PTTEP dan CECT akan menyelenggarakan empat seminar tambahan, yang melibatkan para pemangku kepentingan utama di kota-kota besar di seluruh Indonesia.

“Kami memulai acara ini di Jakarta, tetapi kami juga akan menyelenggarakan seminar serupa di Makassar, Surabaya, Medan, dan Palembang dalam waktu dekat. Kami melakukan roadshow ini karena kami ingin menjangkau sebanyak mungkin LSM lokal dan pemerintah lokal. Kami ingin menciptakan dampak nyata dari program ini," imbuh Afiat.

Selain seri seminar ini, PTTEP dan CECT juga akan berkolaboratif menyelenggarakan lokakarya dua hari yang bertujuan untuk melatih LSM lokal, tentang bagaimana cara terlibat secara lebih efektif, bermitra dengan sektor swasta dan publik.

Lokakarya ini akan dipimpin oleh para instruktur dari Program Magistrate-Magistrasi Guru di Universitas Trisakti. Program pelatihan intensif ini akan mengajarkan LSM pentingnya membangun tata pemerintahan yang baik, mempromosikan mata pencaharian yang berkelanjutan, beralih ke perusahaan, dan menciptakan program pengembangan masyarakat yang memiliki dampak berkelanjutan.(chi/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ini Perbedaan Mitsubishi Xpander untuk Ekspor dan Domestik


Redaktur & Reporter : Yessy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler