Pulang Kerja, Ibu Syok Mendengar Pengakuan Putrinya, Sebut Nama Paman, Lalu Menangis

Selasa, 12 Oktober 2021 – 14:44 WIB
Ilustrasi kasus pencabulan anak di bawah umur. Grafis: Rahayuning Putri Utami/JPNN.com

jpnn.com, OGAN KOMERING ILIR - Seorang bocah perempuan sebut saja namanya Bunga, 9, warga Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) menjadi korban pencabulan oleh pamannya sendiri, Senin (11/10) sore.

Kasus itu terungkap setelah Bunga mengadu kepada ibunya. Sang ibu yang tidak terima anaknya dicabuli langsung melapor ke SPKT Polda Sumsel hari itu juga.

BACA JUGA: Kecelakaan Maut Beruntun, Pengendara Mio Meregang Nyawa

Menurut keterangan korban kepada ibunya, aksi pencabulan sang paman sudah berulang kali. Terakhir diketahui pada pertengahan September 2021 lalu.

Pelaku yang tinggal satu rumah melakukan perbuatan bejatnya saat ibu korban tidak di rumah.

BACA JUGA: Detik-Detik Polisi Diadang dan Dilempari Warga saat Tangkap TR, 2 Anggota Terluka

“Ibu korban baru pulang kerja di kebun. Korban menangis dan mengadu telah dicabuli pamannya,” ujar RN, salah seorang kerabat korban saat dikonfirmasi melalui ponselnya, Selasa (12/10).

RN menjelaskan, beberapa hari setelah kejadian pada Senin (4/10) lalu korban dibawa ke Puskesmas.

BACA JUGA: Mbak Nilawati Terbangun, Lalu Hantam Kepala Teman Pria Pakai Ulekan, Banjir Darah

“Hasilnya, perawat dan dokter mendapati sobekan dan peradangan pada kemaluan korban, mengetahui hasil pemeriksaan ibu korban emosi dan langsung mencari pelaku yang merupakan adik kandung suaminya itu,” kata RN.

Tidak sampai di situ, kejadian tersebut juga didengar warga kampung sehingga menyebar luas. Warga yang kesal langsung mencari terlapor dan sempat menghakiminya.

“Warga sempat menghakimi pelaku. Sempat diamankan di rumah Ketua RT, tetapi terlapor tidak mengaku dan kemudian diamankan oleh Kades,” ungkap RN.

Atas kejadian tersebut, ibu korban melapor ke polisi Senin (11/10) sore.

"Laporan kami sudah diterima dan siang ini kami akan datang lagi ke Polda Sumsel untuk menyerahkan surat bukti visum,” tutup RN.

BACA JUGA: 4 Sekeluarga Tinggal Serumah, Ya Ampun, Semua Doyan Berbuat Dosa, Ada Pelajar, Lihat

Polisi telah menerima laporan korban bernomor STTLP/937/X/2021/SPKT Polda Sumsel tertangal 11 Oktober 2021. Dan saat ini laporan tersebut masih dalam penyelidikan. (*/palpos.id)


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler