Pulangkan 109 Warga Uighur, Konsulat Thailand di Istanbul Diserang

Jumat, 10 Juli 2015 – 17:29 WIB

jpnn.com - TURKI - Sedikitnya 200 warga Turki menyerbu Konsulat Jenderal Thailand di Kota Istanbul, Kamis lalu. Mereka memprotes kebijakan pemerintah Negeri Gajah Putih yang mendeportasi 109 warga Uighur ke Tiongkok. 

Puluhan warga Uighur yang sudah dipulangkan ke Turki juga ikut dalam aksi demo tersebut, karena tidak terima saudara-saudaranya dikembalikan ke Tiongkok.

BACA JUGA: PBB dan Aktivis HAM Kecam Thailand Lantaran Deportasi Ratusan Warga Uighur

Begitu berhasil memasuki halaman kantor perwakilan diplomatik Thailand itu, para demonstran menurunkan bendera kebangsaan. 

"Polisi mengamankan sedikitnya sembilan pengunjuk rasa yang berlaku anarkistis. Mereka melempari gedung dengan batu dan merusak furnitur yang ada," terang Kantor Berita Dogan. Para pengunjuk rasa itu berasal dari Asosiasi Pendidikan Turkistan Timur. 
 
Etnis Uighur yang menetap di kawasan barat Wilayah Otonomi Khusus Xinjiang menggunakan bahasa Turki dalam komunikasi sehari-hari, bukan bahasa Mandarin seperti yang digunakan sebagian besar penduduk Negeri Panda. 

BACA JUGA: Najib Terlebih Dulu Transfer ke Beberapa Rekening sebelum Ditutup

Karena menganut keyakinan Islam, yakni agama kaum Uighur berbeda dengan mayoritas warga, komunitas Uighur selalu mengalami represi budaya dan agama di Tiongkok. (ray/jpnn)

BACA JUGA: Gerak Cepat, Dua Rekening Najib Sudah Ditutup sebelum Dibekukan Tim Investigasi

BACA ARTIKEL LAINNYA... Demi Kucuran Utang, Ini yang Dilakukan Yunani


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler