Puluhan Patok Batas Negara Hilang

Senin, 01 Desember 2014 – 13:40 WIB

jpnn.com - NUNUKAN - Tentara Nasional Indonesia (TNI) dengan Tentara Diraja Malaysia (TDM) kembali menggelar patroli bersama di perbatasan di Kabupaten Nunukan. Mereka berpatroli dari titik patok 485 sampai titik patok 724. Hasilnya, puluhan patok batas Indonesia-Malaysia di Kecamatan Sei Menggaris Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), belum diketahui keberadaannya. 

''Apa yang dihasilkan Patkor akan dijadikan referensi dan acuan untuk langkah-langkah ke depan, bagaimana menemukan patok-patok yang hingga kini belum ditemukan,'' kata Kepala Penerangan Korem 091 ASN Mayor Inf Sudiman Purba.

BACA JUGA: Pasien HIV/AIDS di Madiun Nyaris Tembus Seribu

Meski tidak memperinci, Sudiman menyebutkan bahwa patok yang belum ditemukan tersebut berada antara patok titik 510 dan 600. Diperkirakan, patok-patok itu tidak hilang atau bergeser dari posisinya, tetapi kemungkinan besar tertutup daun-daun. '

'Kalaupun nantinya patok-patok tersebut tidak ditemukan, akan dilakukan pembicaraan dengan pihak Malaysia untuk dipasang patok baru sesuai dengan titik koordinat. Untuk memasang patok, tentu diperlukan biaya dan harus dilakukan secara bersama-sama dengan pihak Malaysia sehingga perlu ada pembahasan lebih lanjut,'' ucapnya. 

BACA JUGA: Paceklik Solar, Sudah Tiga Pekan Nelayan Menganggur

Kegiatan yang dinamakan patroli terkoordinasi pada 22-27 November tersebut fokus pada pengecekan seluruh patok perbatasan. Sudiman menjelaskan, kegiatan tahunan itu melibatkan 53 prajurit dari dua kesatuan, 26 prajurit dari Satgas Pamtas Yinof Linud 433 Julu Siri, dan 27 prajurit Batalyon Markas 5 Briged Malaysia. ''Selama lima hari, mereka mengecek patok-patok di sepanjang perbatasan Kecamatan Sei Menggaris (Indonesia)-Malaysia,'' terangnya. (ogy/war/diq/mas/JPNN)

BACA JUGA: Honorer Minta Gaji Disesuaikan UMK

BACA ARTIKEL LAINNYA... Harga Premium Jerigen di SPBU Rp 9.000 per Liter


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler