Puluhan Sapi Terjangkit Penyakit LSD, Menular ke Manusia?

Senin, 16 Januari 2023 – 20:54 WIB
Penyakit lumpy skin disease (LSD) atau penyakit kulit berbenjol menjangkiti setidaknya 60 ekor sapi di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Foto: Antara

jpnn.com, SRAGEN - Penyakit lumpy skin disease (LSD) atau penyakit kulit berbenjol menjangkiti setidaknya 60 ekor sapi di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sragen Eka Rini Mumpuni Titi Lestari menyatakan telah melakukan pemeriksaan dengan mengambil sampel darah dan tindakan lanjutan.

BACA JUGA: Dinas Peternak Sebut Ratusan Sapi di Aceh Positif Wabah LSD

"Pengobatan pada sapi yang positif LSD. Selain itu, pihaknya juga menyiapkan vaksinasi LSD. Ada 4.000 vaksin yang diterima dari Kementerian Pertanian," katanya di Sragen, Jateng, Senin (16/1).

Menurutnya, untuk sapi yang positif LSD sebetulnya masih bisa diperjualbelikan. Namun, karena penyakit tersebut meninggalkan bekas maka kadang mengurangi harga jual.

BACA JUGA: Kementan Pastikan Penyakit LSD pada Sapi Tidak Berbahaya

Selain itu, menurut referensi yang diterimanya, daging sapi yang terserang LSD kadar proteinnya menurun.

"Jadi secara gizi untuk peningkatan protein sudah kecil banget, karena kadar gizi menurun disarankan tidak dikonsumsi," ucap Eka.

Eka menyebut dibandingkan, kondisi daging sapi yang sehat dengan daging sapi yang terjangkit LSD juga berbeda. Ia mengatakan jaringan daging sapi yang terjangkit LSD akan berubah menjadi jaringan parut.

"Kemarin hasilnya seperti itu sehingga tidak madolke (tidak laku dijual)," katanya.

LSD adalah penyakit pada ternak yang tidak menular ke manusia. Eka mengatakan penularannya hanya sebatas antarsapi.

"LSD ini mudah menular antarsapi, bisa dari air liurnya bisa juga kotoran dan infeksi pada vektor atau hewan perantara misal nyamuk, lalat besar itu, setelah menggigit sapi sakit kemudian gigit sapi sehat di sebelahnya bisa tertular," ujar Eka.

Oleh karena itu, pihaknya menyarankan agar peternak menjaga bersihab kandang untuk mengurangi insekta (serangga), nyamuk, lalat besar di sekitar kandang.

"Kandang dibersihkan didiang (bediang) diasapi, dipanasin itu mengurangi jumlah insekta di situ. Mungkin sapi bisa dikasih kelambu, itu lebih aman lagi," pungkas Eka.(antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Elvi Robiatul

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
sapi   LSD   Sragen   Penyakit LSD   LSD adalah   Peternak  

Terpopuler