Puluhan Warga Keracunan Makanan Hajatan 

Selasa, 15 Mei 2018 – 15:29 WIB
Infus. Foto: dok JPG

jpnn.com, BLITAR - Sebanyak 35 warga Desa Purworejo, Kabupaten Blitar, Jatim keracunan makanan hajatan.

Mereka diduga mengonsumsi makanan pada Jumat malam (11/5) sudah mendapat perawatan medis di bebe­rapa pusat kesehatan terdekat.

BACA JUGA: Ratusan Orang Keracunan Setelah Pengajian

Menurut informasi Polres Blitar, dari 35 warga tersebut, tercatat 6 pasien dirawat di Puskesmas Wates; 1 di Klinik Wates; 4 di Klinik Tera Husada, Desa Ngembul; 2 di RS Budi Mulyo Kesamben; dan 22 lainnya mendapatkan rawat jalan.

Berdasar hasil penyelidikan, sementara disimpulkan bahwa warga mengalami gejala muntah-muntah, perut mulas dan diare, hingga pusing karena keracunan makanan pada acara hajatan syukuran tiga bulan kehamilan warga setempat.

BACA JUGA: Keracunan Setelah Makan Katak Dalam Es Krim

Kasatreskrim AKP Rifaldy Hangga Putra mewakili Kapolres Blitar AKBP Anisullah M. Ridha membenarkan adanya kejadian keracunan masal di Desa Purworejo. '

'Hingga Senin pagi (14/5), tercatat 35 warga mengalami keracunan. Sebanyak 22 warga rawat jalan dan 13 warga harus dirawat intensif di beberapa tempat pengobatan," ucapnya.

BACA JUGA: 7 Bocah SD Keracunan setelah Makan Mi

Rifaldy menjelaskan, kejadian itu bermula saat salah seorang warga bernama Narto, warga Desa Purworejo, Kecamatan Wates, berniat menggelar hajatan syukuran kehamilan salah seorang anaknya. Dia mengundang para tetangga. 

''Dia mengundang belasan warga," ujar perwira muda tersebut.

Nah, saat pulang, para tamu undangan diberi berkat berisi nasi putih, lauk ayam lodho, sambel goreng tahu dan tempe, hingga urap-urap.

Acara digelar Jumat malam (11/5). Namun, dampak keracunan baru terasa setelah itu.

''Awalnya, salah seorang warga bernama Sugeng sekitar pukul 12.00 pada Sabtu (12/5) diantar ke puskesmas setempat untuk mendapat pengobatan intensif.

Kemudian, sore harinya puluhan warga yang lain menderita kondisi yang sama," bebernya.

''Hingga saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan dan memeriksa beberapa korban yang menjalani rawat jalan," imbuh Rifaldy. (ady/dha/c17/diq/jpnn) 

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Siswa dan Guru Keracunan saat Berkemah


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler