Puncak Arus Mudik, Tak Terjadi Lonjakan Penumpang di Bandara SSK II

Sabtu, 02 Agustus 2014 – 20:21 WIB

jpnn.com - PEKANBARU - Arus balik Idulfitri 1435 H di Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru berlangsung normal. Tidak terjadi lonjakan penumpang. Sejak Rabu (30/7) hingga hari ini (2/8) pukul 16.00 WIB sudah 12.429 penumpang balik.

Petugas posko di Posko Monitoring Arus mudik dan arus balik SSK II, Feru Marando kepada Riau Pos (Grup JPNN), Sabtu (2/8) menyampaikan, untuk arus balik sudah 10.358 penumpang yang datang dari semua jurusan.

BACA JUGA: PT KAI Angkut Motor Pemudik Gratis hingga 5 Agustus

"Angka ini terhitung mulai dari H+1 hingga Jumat (1/8) H+ 3. Sedangkan untuk H+4 Sabtu ini baru 2.073 penumpang sampai pukul 16.00 WIB dengan pesawat yang sudah masuk itu sekitar 15 penerbangan, masih ada sekitar 18 penerbangan lagi," jelasnya.

Untuk arus balik disebutkannya sudah terjadi pada Jumat (1/8) kemarin H+3 dengan total penumpang balik atau kedatangan sebanyak 3.463 penumpang, padahal diprediksikan 4.949 penumpang. Dengan 29 penerbangan domestik.

BACA JUGA: Kantor Pos Dibobol Maling, Duit Nasabah Rp27,6 Juta Amblas

"Jumlah ini tertinggi untuk arus balik dibanding sebelumnya, dan untuk Sabtu ini diprediksikan bakal mengalami penurunan," ujarnya lagi.

Dikatakannya juga, untuk total penumpang kedatangan dan keberangkatan pun H+3 kemarin menjadi tertinggi dibanding H+2 hanya 7.730 penumpang, dan di H+1 6.914 penumpang.

BACA JUGA: Penambang Makin Liar Satpol PP Tak Berkutik

Berdasarkan data rekapitulasi penerbangan, dari H+1 hingga H+3 kemarin mengalami peningkatan, 53 flight. Untuk H+2. 55 flight, dan plus 3 59 flight.

"Hari ini Sabtu, jumlah penerbangan diperkirakan hanya ada 26 domestik, dan 2 untuk internasional, jadi total 28 penerbangan. Memang dari semua penerbangan itu kondisinya full. Sepertinya sudah mulai normal di H+4 ini," prediksi.(gus)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Awasi Perubahan Wisma di Dolly Jadi Rumah Karaoke


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler