Pupuk Kaltim Gelar Pelatihan Daur Ulang Pembuatan Eco Enzyme & Maggot

Sabtu, 15 Oktober 2022 – 19:22 WIB
Pupuk Kaltim menggelar sosialisasi dan pelatihan daur ulang sampah untuk pengurus Bank Sampah binaan, di unit TPST Bessai Berinta Kelurahan Bontang Kuala, Jumat (7/10). Foto dok PKT

jpnn.com, BONTANG - PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) menggelar sosialisasi dan pelatihan daur ulang sampah untuk pengurus Bank Sampah binaan, di unit TPST Bessai Berinta Kelurahan Bontang Kuala, Jumat (7/10).

SVP Teknologi Pupuk Kaltim Heri Subagyo, menjelaskan kegiatan ini sebagai salah satu upaya dalam menekan penumpukan sampah di Kota Bontang, yang setiap harinya berpotensi memunculkan pencemaran dan penyakit jika tidak ditangani dengan baik.

BACA JUGA: Kagum Dengan Sosok Erick Thohir, Sule: Wah, Luar Biasa Sekali

Kegiatan yang digelar di gedung Koperasi Karyawan Pupuk Kaltim ini menggandeng Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bontang.

Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan memaksimalkan peran pengelolaan sampah organik maupun anorganik mulai lingkup rumah tangga, dengan melakukan pemilahan jenis sampah hingga daur ulang secara sederhana.

BACA JUGA: Ini 5 Skincare Pria yang Bisa Mengatasi Kulit Berminyak dan Berjerawat

Salah satunya pemanfaatan sampah organik menjadi Eco Enzyme, yang bisa digunakan kembali menjadi pembersih pestisida pada sayuran dan buah-buahan.

"Selain itu, sisa bahan organik juga bisa dimanfaatkan untuk budidaya black soldier fly dan maggot, yang sangat berpotensi dikembangkan guna mendapatkan manfaat secara ekonomi oleh masyarakat," ujar Heri.

BACA JUGA: Pendapatan Premi BRI Life Kuartal III 2022 Meningkat Sebegini, Wow

Dirinya menegaskan program ini akan terus dikembangkan Pupuk Kaltim.

Baik berupa infrastruktur, peningkatan kapasitas pengelola bank sampah dan masyarakat, hingga pendampingan tata kelola secara kelembagaan.

"Dari upaya ini diharap penumpukan sampah bisa terus ditekan secara maksimal, diikuti kesadaran masyarakat akan pentingnya pemilahan mulai lingkup rumah tangga," seru Heri.

Kepala DLH Bontang Heru Triatmojo, menyampaikan apresiasi atas kesinambungan langkah Pupuk Kaltim dalam mendorong kesadaran masyarakat untuk turut berperan dalam menekan penumpukan sampah.

Heru menilai Pupuk Kaltim berkomitmen tinggi membantu pemerintah dan masyarakat dalam penanggulangan sampah.

Salah satunya dukungan infrastruktur pengelolaan sampah di TPST Bessai Berinta, sekaligus membina Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) untuk pemilahan sampah.

Program ini pun berhasil direplikasi di Kelurahan Guntung Bontang Utara.

"Dari upaya tersebut, jumlah sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang sebelumnya mencapai 80-100 ton per hari, kini sudah jauh berkurang dengan rata-rata 74 ton. Ini penurunan yang cukup signifikan dan perlu kita dorong agar terus ditekan," ungkap Heru.

Dari sosialisasi dan pelatihan yang diberikan, Heru berharap para pengurus Bank Sampah bisa semakin memaksimalkan upaya dalam menekan potensi tumpukan mulai hulu, dengan menularkan semangat yang sama ke masyarakat luas untuk pemilahan sampah dari lingkup rumah tangga.

Sehingga sisa bahan organik maupun anorganik yang dihasilkan dapat didaur ulang untuk dimanfaatkan kembali menjadi produk bernilai guna.(chi/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pupuk Kaltim Borong Prestasi di Ajang APQO 2022


Redaktur & Reporter : Yessy Artada

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler