Pupuk Kaltim Menggelar Pelatihan Membuat Kompos Pakai Biodex

Jumat, 10 Maret 2023 – 12:01 WIB
PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) menggelar pelatihan pembuatan kompos menggunakan Bioaktivator Biodex, bagi Kelompok Tani Hutan (KHT) Mitra Wana Lestari, Kelurahan Karang Joang Kota Balikpapan. Foto dok PKT

jpnn.com, BALIKPAPAN - PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) menggelar pelatihan pembuatan kompos menggunakan Bioaktivator Biodex, bagi Kelompok Tani Hutan (KHT) Mitra Wana Lestari, Kelurahan Karang Joang Kota Balikpapan.

Kegiatan ini berlangsung pada awal Februari 2023 lalu, bekerjasama dengan Dinas Kehutanan Provinsi Kaltim.

BACA JUGA: Pupuk Indonesia Menyalurkan 1,42 Juta Ton Pupuk Bersubsidi Hingga Maret 2023

VP Marketing Business Partner Korporasi Pupuk Kaltim Indah Febrianty, mengatakan pelatihan ini didasari ketersediaan bahan baku berupa kiambang yang banyak didapati di Danau Manggar Balikpapan, yang kerap menutupi permukaan air hingga dianggap mengganggu.

Dengan pertumbuhan yang terbilang pesat, kiambang bisa dimanfaatkan sebagai bahan utama pembuatan kompos yang sangat bermanfaat bagi tanaman.

BACA JUGA: Apresiasi Kinerja Pupuk Kaltim, KSP Moeldoko: Sektor Pupuk Memiliki Implikasi Luar Biasa

Pelatihan ini juga bertujuan untuk memberdayakan potensi kelompok tani dengan meningkatkan pengetahuan serta pemahaman para petani, agar mampu memaksimalkan limbah organik guna memacu potensi dan produktivitas lahan pertanian.

“Melalui pelatihan ini para petani bisa memanfaatkan bahan organik yang awalnya dianggap tidak bermanfaat, menjadi kompos yang berfungsi untuk lahan pertanian dan tanaman. Sehingga kedepan, para petani bisa memproduksi kompos sendiri untuk menekan biaya produksi dan kebutuhan pupuk tanaman,” terang Indah, Rabu (1/3).

BACA JUGA: Dorong Percepatan Pemulihan Ekonomi, Wika dan Bukit Asam Menggelar Bazar UMKM BUMN

Pelatihan pembuatan kompos ini bagian dari pendampingan Pupuk Kaltim untuk memaksimalkan lahan garapan petani, dengan penerapan pemupukan berimbang sehingga dapat meningkatkan kesuburan tanah.

Bioaktivator ini mampu meningkatkan unsur hara dalam tanah dengan lebih maksimal, karena diperkaya kandungan Trichoderma sp. yang berfungsi sebagai biopestisida, sehingga mampu menangkal berbagai macam patogen maupun jamur.

"Biodex juga dapat diaplikasikan tanpa harus menambahkan bahan lainnya seperti molase atau tetes tebu sebagai katalisator. Hal ini salah satu wujud aktif Pupuk Kaltim dalam memperbaiki kualitas tanah guna mendukung produktivitas pertanian secara berkelanjutan," tambah Indah.

Selama pelatihan, anggota kelompok tani Hutan Mitra Wana Lestari dijelaskan tata cara pengaplikasian Biodex pada bahan baku kiambang dan daun bambu, yang sebelumnya telah dicacah agar Biodex bekerja maksimal saat proses pencampuran.

Selain itu Pupuk Kaltim juga memberikan tips agar pengomposan bekerja maksimal, yakni dengan memperhatikan alas pengomposan yang harus tetap dalam kondisi kering.

Plt Kepala UPTD KPHL Balikpapan M Nasir, menyampaikan apresiasi atas kontribusi Pupuk Kaltim mengedukasi petani untuk mendorong produktivitas pertanian, melalui pemanfaatan bahan organik menjadi kompos.

Menurut Nasir, kiambang selama ini dianggap mengganggu dan kerap dibuang oleh masyarakat sehingga menjadi limbah tak terpakai.

"Kiambang yang selama ini menjadi limbah dan terbuang, kini bisa dimanfaatkan untuk bahan kompos yang sangat bermanfaat bagi pertumbuhan tanaman. Dukungan Pupuk kaltim melalui edukasi ini sangat kami apresiasi, guna meningkatkan produktivitas pertanian masyarakat," ucap M Nasir.

Dirinya berharap kegiatan serupa bisa dilaksanakan secara berkesinambungan, sebagai bentuk pendampingan bagi para petani dalam mengelola lahan agar lebih produktif.

Sebab kegiatan seperti ini menjadi suntikan semangat dan nilai tambah bagi petani, untuk mampu memaksimalkan potensi gulma agar tidak terbuang menjadi limbah.

"Semoga sinergi dengan Pupuk Kaltim dapat terus berjalan berkesinambungan, untuk memberi manfaat serta nilai tambah bagi petani sekaligus mendorong produktivitas pertanian di Kalimantan Timur," harap Nasir.(chi/jpnn)


Redaktur & Reporter : Yessy Artada

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler