Putra Amien Rais Ajak Masyarakat Boikot Produk AS

Tolak Keputusan Donald Trump Akui Yerusalam sebagai Ibu Kota Israel

Kamis, 07 Desember 2017 – 23:57 WIB
Wakil Ketua Komisi I DPR Hanafi Rais. Foto: dokumen JPNN.Com

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua Komisi I DPR Hanafi Rais yang membidangi hubungan luar negeri mengajak masyarakat Indonesia memboikot produk-produk Amerika Serikat (AS). Ajakan itu menyusul keputusan Presiden AS Donald Trump yang secara resmi mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Hanafi mengatakan, untuk kesekian kalinya AS menunjukkan sikap memusuhi Islam. Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu menegaskan, pengakuan resmi pemerintah AS tentang Yerusalem sebagai ibu kota Israel merupakan penghinaan yang luar biasa terhadap umat Islam.

BACA JUGA: Pidato Trump Picu Konflik Baru di Timur Tengah

“Oleh karena itu sebagai muslim, saya mengajak seluruh umat Islam Indonesia dan dunia, mari kita boikot seluruh produk Amerika. Lakukan embargo kerja sama dengan negara penghina umat Islam,” tegas Hanafi di Jakarta, Kamis (5/12).

Wakil ketua umum PAN itu mencontohkan, negara-negara Arab pernah sukses melakukan embargo minyak terhadap AS pada tahun 1970-an. Sedangkan untuk saat ini, lanjutnya, negara-negara muslim perlu bertindak tegas terhadap AS dengan melakukan boikot kerja sama dengan AS . “Termasuk embargo minyak,” ujar politikus kelahiran Chicago, AS itu.

BACA JUGA: Tolak Klaim Trump, Pemuda Lintas Agama Gelar Aksi di Monas

Putra pendiri PAN Amien Rais itu pun mendukung sikap Presiden Joko Widodo yang sudah bertindak cepat dan keras dalam menyikapi keputusan Presiden Trump yang akan diikuti pemindahan kantor Kedutaan Besar AS dari Tel Aviv ke Yerusalem. Terlebih, presiden yang beken disapa dengan panggilan Jokowi itu juga akan menggunakan forum pertemuan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) dan Dewan Keamanan PBB untuk menggalang dukungan internasional guna menghentikan rencana AS.

“Langkah lanjutan dari Presiden Jokowi ini harus kita monitor bersama agar menghasilkan diplomasi Indonesia di forum internasional agar efektif dan tidak cuma temporal,” tegasnya.

BACA JUGA: Kecam Donald Trump, Fadli Zon Sarankan Hal Ini ke Jokowi

Menurut Hanafi, Indonesia dan rakyatnya yang mayoritas muslim konsisten mendukung kemerdekaan Palestina sesuai amanat Pembukaan UUD 1945. Oleh karena itu bila AS memiliki sikap yang bertentangan dengan falsafah RI, maka sudah seharusnya pemerintahan saat ini mengevaluasi hubungan diplomatik dengan negeri Paman Sam tersebut.

“Pemerintah RI perlu mempertimbangkan untuk menarik perwakilan kita dari AS sebagai langkah protes terhadap kebijakan Trump,” tegas Hanafi.(ara/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... FPKS: Indonesia Harus Minta Penjelasan Dubes AS


Redaktur & Reporter : Antoni

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler