Putus Penyebaran COVID-19, Polda NTB Gelar Lomba Kampung Sehat

Jumat, 19 Juni 2020 – 23:32 WIB
Kapolda NTB Irjen Mohammad Iqbal. Foto: dokumen Polda NTB

jpnn.com, MATARAM - Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) mengadakan program Lomba Kampung Sehat sebagai upaya menurunkan kurva penyebaran COVID-19.

Selain itu, kegiatan ini digelar untuk menjaga ketahanan pangan masyarakat dan menurunkan angka gizi buruk, serta mendorong roda perekonomian bangkit kembali sekaligus menurunkan angka kejahatan.

BACA JUGA: Dua Pria dan Satu Wanita Tertangkap Basah Berbuat Terlarang di Rumah Mbak AM, nih Fotonya

Lomba ini diikuti oleh semua desa di NTB yang berjumlah 1.136 desa, dan akan berlangsung sampai lebih dari tiga bulan.

Lomba ini juga sebagai tindak lanjut arahan Kapolri Jenderal Idham Azis untuk menangani COVID-19 di bidang kesehatan, keamanan, dan sosial ekonomi.

BACA JUGA: Hamdalah, Balita Perempuan Ini Dinyatakan Sembuh dari Corona

"Lomba adalah cara tercepat untuk meningkatkan partisipasi masyarakat. Saya menyadari intervensi sebaik apa pun, tak akan berhasil jika masyarakat tidak terlibat. Dengan lomba, mereka akan menyusun sendiri protokol terbaik sesuai dengan lingkungannya," kata Kapolda NTB Irjen Mohammad Iqbal dalam keterangan yang diterima, Jumat (19/6).

Iqbal menerangkan, lomba ini mendapat dukungan penuh dari Pemprov NTB dan TNI. Dia optimistis kombinasi sinergi lembaga dengan partisipasi masyarakat bisa memberikan perbedaan dalam penanganan Covid-19 di NTB.

BACA JUGA: Penipu Online Ini Akhirnya Keluar dari Tempat Persembunyian setelah Diajak Korban Kenalan

Mengenai teknis lomba, Iqbal memberikan keleluasaan setiap desa untuk menyusun protokol yang dianggap terbaik sesuai wilayahnya.

Iqbal menginginkan lomba ini menghasilkan penurunan kurva, membantu distribusi makanan kepada masyarakat dan menggeliatkan aktivitas perekonomian.

"Uni memang target yang sangat tinggi untuk sebuah program. Tetapi, apa yang tidak mungkin dilakukan, jika semua unsur sama-sama terlibat aktif dan sinergi. Yang terpenting, melalui lomba ini. NTB sudah berada pada rel yang tepat untuk bangkit dari Pandemi Covid-19 dan melenting lebih baik ke depannya," jelas Iqbal.

Selain itu, Iqbal juga berencana melakukan intervensi khusus di bidang pariwisata dan pendidikan. Terutama menyajikan wisata yang aman dari penyebaran COVID-19.

Di bidang pendidikan, Iqbal menjajaki eksperimen pengajaran untuk murid-murid yang sulit mendapat sinyal, atau tidak punya gawai.

BACA JUGA: Kafid Curiga dengan Tanah Urukan Baru di Makam Ibunya, Berdoa Lantas Dibongkar, Isinya Bikin Geger

Sebab, satu hal yang paling mendasar adalah bagaimana menyediakan akses itu apabila jaringan belum semua daerah terkoneksi. (tan/jpnn)

 


Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler