Rampok Bersenpi Resahkan Bekasi

Selasa, 05 Oktober 2010 – 14:28 WIB

 BEKASI-Aksi perampokan menggunakan senjata api (senpi) meresahkan warga Kabupaten BekasiLantaran, dalam tiga hari, kawanan perampok bersenpi ini beraksi di dua tempat berbeda

BACA JUGA: Kampung Melayu Terendam

Dinihari kemarin, dua perampok beraksi di Perumahan Griya Yasa, Blok A1, No.1, Kelurahan Wanasari, Kecamatan Cibitung

Kawanan itu menggondol uang tunai Rp 25 juta, perhiasan emas serta 2 telepon selular (ponsel, Red)

BACA JUGA: Desak Kejagung Tuntaskan Kajian Fiktif



Dalam aksi itu, para perampok sempat mengancam istri pemilik rumah, Harmiati, 47, yang juga kepala SDN Wanajaya 05 Cibitung dengan pistol
Informasi yang dihimpun INDOPOS, aksi dua perampok itu diketahui Harmiati yang tersentak dari tidurnya saat rumahnya didatangi dua tamu tak diundang tersebut

BACA JUGA: Mobil Pengacara Tertimpa Pohon

Dua perampok mengancam akan menembak jika dia berteriakLusika, 25, anak sulungnya, juga diancam.
        
Korban lantas disuruh telungkup di kasurSementara para perampok beraksi mengacak-ngacak lemari pakaian dan laci,  mencari uang dan perhiasan”Karena takut, kami akhirnya memberitahu tempat menyimpan uang dan perhiasan,” terangnya kepada INDOPOS kemarinSelain menggasak uang tunai Rp 25 juta, perhiasan emas serta dua ponsel para perampok juga mencoba membawa mobil Toyota Avanza milik korban yang diparkir di garasi rumah. 
    
Namun karena kunci gembok pagar tidak ditemukan, akhirnya aksi itu diurungkanSaat kejadian, menantu Harmiati yakni Suprianto, 26, saat itu ada di rumahNamun dia tertidur pulas di lantai dua dan baru bangun setelah perampok kaburItu juga setelah mendengar tangisan dan jeritan istri serta mertuanyaSedangkan Arman, 56 suami korban tidak ada di rumah tengah kerja shift malam di Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) Setu, Bekasi
      
”Kalau ditotal kerugian Rp 60 jutaUntungnya mereka tidak menyakiti istri dan anak saya,” ujar ArmanSalah seorang perampok yang membawa pistol mengenakan topi dengan ciri-ciri kulit hitam berbadan tegap serta rambut lurusDiduga mereka masuk dengan terlebih dahulu mencongkel jendela dapur lalu masuk ke dalam rumah dan beraksi.

Sebelumnya, perampok berpistol juga beraksi di Ruko Porto Blok F Deltamas, Kecamatan Cikarang, Sabtu (2/10) siang laluEmpat perampok berkendara dua motor, mencoba mencuri motor yang diparkir di halaman ruko tersebutKarena terpergok warga, pelaku mengumbar dua tembakanYanto, 31, karyawan PT Duta Wira dan saksi mata perampokan itu mengatakan peluru ditembakkan satu ke jalan dan satunya lagi ke kaca jendela ruko nomor 8
         
Herman, pemilik PT Duta Wira, berharap polisi mengusut kasus tersebutLantaran peristiwa di siang bolong itu, membuat para pengusaha takutPadahal kata dia,  tidak jauh dari tempatnya bekerja terdapat Asrama Brimob”Polisi sudah datang, tapi mereka belum mem-police line, tempat yang ditembak penjahatKita harap polisi bisa menangkap pelaku perampokan itu,” ungkapnya.

Bagaimana tanggapan Polres Metro Kabupaten Bekasi terkait maraknya perampokan di wilayahnya? Kasat Reskrim Polres Kabupaten Bekasi Kompol Novi Nurohmad hanya mengatakan pihaknya masih menyelidiki dua perampokan bersenpi yang terjadi dalam tiga hari terakhir tersebut”Masih diselidikiMohon doanya,” ujarnya saat dihubungi INDOPOS kemarin(dai)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Mahasiswa UI ditemukan Mengambang


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler