Ratusan TKI Gianyar Bakal Punya Tempat Khusus untuk Karantina

Selasa, 21 April 2020 – 11:48 WIB
Bupati Gianyar I Made Mahayastra mengecek kamar hotel untuk karantina para TKI. Foto: Istimewa

jpnn.com, GIANYAR - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gianyar bekerja sama dengan beberapa hotel dan vila untuk dipergunakan sebagai tempat karantina para pekerja migran Indonesia (PMI) asal daerahnya.

Sebanyak 153 para pekerja migran yang sedang dikarantina telah tersebar di beberapa lokasi, di antaranya Bedulu, Ubud, Sembuwuk dan Keramas.

BACA JUGA: Bupati Eka Ancam Cabut Izin Hotel yang Menolak Karantina PMI

Bupati Gianyar I Made Mahayastra menegaskan bahwa pihaknya telah mengikuti instruksi gubernur sekaligus melindungi warganya. '

“Para PMI asal Gianyar tidak perlu khawatir tentang lokasi karantina, karena kami sudah menyediakan 5 lokasi dengan fasilitas yang layak untuk para PMI ber-KTP Gianyar,"  tuturnya saat ditemui usai meninjau hotel Maxmone di Ubud pada Senin (20/04).

BACA JUGA: Para TKI Jateng dari Malaysia Bakal Punya Tempat Khusus untuk Karantina

Mahayastra menambahkan bahwa PMI harus diberikan fasilitas yang terbaik. Tidak ada alasan untuk menolak kedatangan mereka apalagi kepulangan mereka juga sudah melewati prosedur yang sangat ketat.

“PMI juga manusia jadi harus diperlalukan dengan manusiawi. Kami akan memberikan fasilitas yang layak, jangan sampai para PMI merasa dikucilkan. Penginapan yang kami siapkanpun setara dengan hotel bintang 3 dan 4, jadi kenyamanan para PMI sudah terjamin," jelasnya.

BACA JUGA: 47 TKI yang Ditangkap di Pelabuhan Tikus Menjalani Rapid Test, Hasilnya?

Langkah yang diambil Pemkab Gianyar ini merupakan antisipasi pecahnya jumlah kedatangan PMI. “Bagi pengusaha hotel lokal bila mau kita juga akan ajak kerjasama, mengingat tempat karantina yang kita miliki di Bedulu cukup kecil dan tidak bisa menampung banyaknya PMI yang akan datang,” ucapnya.

Saat ini Pemkab Gianyar sedang melakukan penjajakan ke sejumlah hotel, dengan tujuan mengajak kerja sama untuk dijadikan lokasi karantina.

Manager Hotel Maxmone Erlina mengatakan bahwa pihaknya mengerahkan puluhan kamar untuk digunakan sebagai tempat karantina, sesuai dengan kerjasama dengan Pemkab Gianyar.

“Ada sekitar 65 kamar di hotel kami, 60 digunakan untuk karantina, sisanya untuk tenaga madis,” ungkapnya saat dihubungi via telepon. Erlina menjelaskan pihaknya hanya memberikan fasilitas kamar saja, sedangkan makanan merupakan tanggung jawab Dinas Sosial. (mg7/jpnn)


Redaktur & Reporter : Djainab Natalia Saroh

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler