Ratusan Warga Korban Longsor di Pulau Serasan Natuna Masih Mengungsi di Huntap

Minggu, 14 Januari 2024 – 15:54 WIB
Korban longsor Serasan mengungsi di Huntap pada Jumat (12/1). Foto: ANTARA/HO-BPBD Natuna

jpnn.com, NATUNA - Ratusan warga Pulau Serasan, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau masih bertahan di titik pengungsian hunian tetap (huntap) akibat bencana longsor di wilayah tersebut.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Natuna Zulheppy mengatakan warga melakukan pengungsian mandiri sejak Jumat lalu.  

BACA JUGA: 2 Rumah Rusak Berat Akibat Tertimbun Longsor di Cianjur

"Sebanyak 142 orang dewasa dan 23 orang anak-anak. Sekitar 49 kepala keluarga," ucapnya di Natuna, Minggu.

Ia mengungkapkan saat ini kondisi Pulau Serasan masih aman, oleh karena itu, warga Serasan yang berada di luar daerah tidak perlu khawatir dengan keluarganya yang berada di Pulau Serasan.

BACA JUGA: 16 Kecamatan di DKI Jakarta Rawan Longsor, Ini Daftar Lengkapnya

"Saat ini sebagian jalan ada yang tertutup tanah, tetapi tidak tinggi masih bisa dilewati," ujar dia.  

Ia menjelaskan bencana longsor di Pulau Serasan masih berada di status waspada dan beberapa titik masih mengalami longsor kecil.

BACA JUGA: Tanah Longsor di Subang Menewaskan 2 Orang, 9 Warga Terluka

"Masih, tetapi masih waspada belum masuk siaga," jelas dia.

Ia berharap kondisi di Pulau Serasan segera membaik agar warga bisa beraktivitas dengan tenang.  

"Masih mengalami hujan (Pulau Serasan) tapi tidak 24 jam, akibatnya tanah dilokasi longsor Jumat lalu turun ke jalan," cakap dia.

Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau mengimbau warga Pulau Serasan yang berada di wilayah potensi longsor untuk mengungsi secara mandiri.

Kepala BPBD Kabupaten Natuna, Raja Darmika saat dihubungi melalui sambungan telepon dari Natuna, Sabtu mengatakan hal tersebut perlu dilakukan agar warga tidak menjadi korban mengingat beberapa wilayah sudah mengalami longsor.(antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Budianto Hutahaean

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler