jpnn.com - JAKARTA- President Director RHB Securities Indonesia Chan Kong Ming mengatakan, dari ratusan juta penduduk Indonesia, baru ada 500 ribu orang sadar berinvestasi.
Padahal, ada tiga juta orang berpotensi melakukan investasi.
BACA JUGA: Citilink Kembali Layani Penerbangan Umroh Via Jakarta-Jeddah
Karena itu, sekuritas asal Malaysia tersebut menawarkan trading saham secara online dan mobile serta broker saham online.
Perusahaan juga merasa perlu melakukan edukasi market.
BACA JUGA: Istimewa, Garuda Jadi Maskapai Paling Dicintai di Dunia
”Tantangan kami menciptakan trust di masyarakat. Selanjutnya, menghilangkan kekhawatiran akan pajak yang muncul sebelum tax amnesty,” tutur Chan.
RHB rutin menggelar program edukasi market ke berbagai daerah melalui kantor-kantor cabang.
BACA JUGA: 3,2 Juta Kepala Keluarga Belum Nikmati Listrik
Saat ini, perusahaan diperkuat 15 kantor cabang di Jakarta, Medan, Pekan Baru, Palembang, Bandung, Surabaya, Malang, dan Makassar.
Di samping keunggulan teknologi, RHB juga memadukan pelayanan terbaik dengan tenaga professional.
Bahkan, nasabah juga memperoleh informasi pendukung lain seperti riset harian, analisis pergerakan saham, beserta tools lainnya.
Selain itu, RHB menjanjikan akan mengantarkan lima perusahaan untuk melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO.
”Lima perusahaan itu terdiri dari berbagai sektor yaitu consumer, properti, building material, dan penerbangan. Paling besar building material dengan target IPO lebih dari Rp 1 triliun,” ujar Chan. (far/jos/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Survei Membuktikan, Pasar Indonesia Tetap Membaik
Redaktur : Tim Redaksi