Reaksi Jenderal Andika Saat akan Diangkat Menjadi Warga Kehormatan Korps Marinir

Kamis, 24 Maret 2022 – 10:00 WIB
Tangkapan layar Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa. ANTARA/Muhammad Zulfikar

jpnn.com, JAKARTA - Komandan Korps Marinir Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut Mayor Jenderal TNI (Mar) Widodo Dwi Purwanto menemui Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa. 

Mayjen Widodo Dwi Purwanto yang menjabat Komandan Korps Marinir sejak Januari 2022 itu menyatakan kesiapannya untuk melaksanakan tugas-tugas dari Markas Besar TNI. 

BACA JUGA: Info dari Bamsoet, Jenderal Andika akan Melantik Pengurus Pusat FKPPI 2021-2026

“Yang pertama, izin melaporkan bahwa kami marinir terutama Binops, dengan pejabat yang baru, siap melaksanakan tugas dari Mabes TNI,” kata Mayjen Widodo dipantau dari kanal YouTube di Jakarta, Selasa.

Selain bersilaturahmi, Mayjen Widodo menyampaikan rencana untuk mengundang Jenderal Andika hadir melihat latihan Korps Marinir

BACA JUGA: Jenderal Andika Mengajukan Tambahan Prajurit TNI ke Menhan untuk IKN Baru

Tidak hanya itu, Mayjen Widodo juga menyatakan pihaknya berencana memberikan penghargaan Warga Kehormatan Korps Marinir kepada Jenderal Andika.  

“Korps Marinir ingin mengangkat bapak sebagai warga kehormatan Korps Marinir,” kata alumnus Akademi Angkatan Laut (AAL) 1988, itu.

BACA JUGA: Perairan Arafura Aman, Brigjen TNI Marinir Gatot: Kami Tetap Waspada 

Dia meyakini bahwa dengan diangkatnya Jenderal Andika sebagai Warga Kehormatan Korps Marinir, akan menjadi semangat bagi para prajurit di satuannya. 

“Kami yakin bahwa dengan bapak menjadi Warga Kehormatan Korps Marinir, ini menjadi modal semangat bagi prajurit kami, pak. Saya yakin itu, pak,” ujar Mayjen Widodo.

Warga Kehormatan Korps Marinir merupakan penghargaan yang diberikan kepada pemimpin TNI atas perhatian dan kontribusi kepada Korps Marinir. 

Bagaimana respons Jenderal Andika?

Mantan Panglima Komando Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) ini mengatakan pada dasarnya dirinya tidak mau membebani satuan bawah terutama ketika dirinya diundang pada suatu kegiatan.

Sebab, mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) itu mengetahui satuan bawah tidak memiliki anggaran atau biaya yang sifatnya tidak direncanakan.

"Jika ingin hadir untuk menerima penghargaan, saya harus setujui dahulu konsep dari tuan rumah. Saya tidak mau kehadiran saya membebani satuan bawah," ujar Jenderal Andika.   

Lebih lanjut dalam pertemuan itu Jenderal Andika berpesan kepada Mayjen Widodo agar selalu mengingatkan jajaran di Korps Marinir untuk menjaga nama baik satuan. 

"Jangan melakukan tindakan yang malah merusak diri bahkan merusak institusi," tegas Jenderal TNI Andika Perkasa.  (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler