Realisasi Penerimaan Bea Cukai Tembus Rp 189 Triliun

Senin, 01 Januari 2018 – 15:53 WIB
Ilustrasi bea cukai. Foto: Jawa Pos.Com/JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Realisasi penerimaan bea cukai hingga 28 Desember 2017 mencapai Rp 189,36 triliun.

Angka tersebut melebihi target yang ditetapkan dalam APBNP 2017, yakni Rp 189,14 triliun.

BACA JUGA: Bea Masuk Indonesia Lebih Tinggi Dari Thailand dan Malaysia

Capaian itu di luar dugaan. Sebab, penerimaan bea cukai diprediksi hanya mencapai 98 persen dari target.

’’Realisasi capaian di atas seratus persen ini lebih cepat dua hari daripada asumsi semula yang diperkirakan bisa tercapai seratus persen pada Sabtu, 30 Desember,’’ jelas Kasubdit Komunikasi dan Publikasi Bea Cukai Deni Surjantoro, Minggu (31/12).

BACA JUGA: Berkhianat ke Petani, Langgengkan Pemburu Rente

Deni menuturkan, kinerja positif penerimaan bea cukai itu dipengaruhi beberapa faktor.

Di antaranya, adanya tambahan realisasi penerimaan bea masuk lebih dari Rp 340 miliar.

BACA JUGA: Ekspor dan Investasi Pacu Pertumbuhan Ekonomi

Itu merupakan dampak positif dari melonjaknya kinerja impor pada periode 26–28 Desember.

’’Bahkan, pada 29–30 Desember, diperkirakan impor masih tinggi dengan proyeksi bea masuk Rp 100 miliar per hari. Tetapi, ini perkiraan konservatif,’’ ujar Deni.

Faktor yang lain adalah percepatan pelunasan pembayaran pita cukai secara sukarela oleh perusahaan rokok Rp 20 triliun.

Pelunasan awal tersebut sebagai antisipasi untuk menghindari kepadatan puncak arus kas yang masuk pada akhir tahun.

Selain itu, pelunasan pita cukai tersebut dilakukan untuk menghindari pembayaran pita cukai yang lebih mahal.

Sebab, pada 2018, pemerintah memutuskan menaikkan tarif cukai hasil tembakau atau cukai rokok menjadi rata-rata 10,4 persen.

’’Juga ada tambahan realisasi ekspor minerba PT Freeport yang lebih tinggi daripada perkiraan semula untuk memenuhi peningkatan permintaan buyers di Tiongkok dan Jepang,’’ kata Deni. (ken/c4/fal)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ekspor Kayu Olahan Indonesia Tertolong Pasar India


Redaktur & Reporter : Ragil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler