Realisasi Penyaluran KUR Tembus Rp 91,3 Triliun

Minggu, 10 Desember 2017 – 12:27 WIB
Uang Rupiah. Foto: JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Realisasi penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) hingga 30 November 2017 mencapai Rp 91,3 triliun.

Nominal itu setara 85,6 persen dari target pada 2017 sebesar Rp 106,6 triliun.

BACA JUGA: Pemerintah Tetapkan Plafon KUR 2018 Rp 120 Triliun

Kredit yang disalurkan melalui KUR itu tergolong lancar dengan angka non performing loan (NPL) yang relatif rendah, yakni 0,21 persen.

Untuk penyalurannya, di antara sekitar empat juta debitr, masih didominasi skema KUR mikro sebesar 70,4 persen.

BACA JUGA: UMKM Papua Diguyur Bantuan Modal

Setelah itu, diikuti skema KUR ritel 29,3 persen dan KUR TKI 0,3 persen.

’’Kinerja ini menunjukkan keberpihakan pemerintah terhadap pemerataan akses pembiayaan untuk usaha mikro,’’ ujar Menko Perekonomian Darmin Nasution, Jumat (8/12).

BACA JUGA: 2018, Bunga KUR Jadi 7 Persen

Sementara itu, Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kemenko Perekonomian Iskandar Simorangkir menambahkan, berdasar wilayah, penyaluran KUR masih didominasi Pulau Jawa.

Porsinya mencapai 55,8 persen. Setelah itu, diikuti Sumatera sebesar 19 persen, Sulawesi (10,2 persen), serta Bali dan Nusa Tenggara (6,7 persen).

Untuk Kalimantan, porsi penyalurannya 6,2 persen. Sedangkan Maluku dan Papua sebesar 2,1 persen.

’’Kami mencatat kinerja penyaluran KUR per provinsi. Itu sesuai dengan sebaran usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia,’’ jelas Iskandar.

Adapun perkembangan kinerja KUR per penyalur juga menunjukkan tren capaian yang positif.

Penyaluran KUR tertinggi dicapai BRI, yakni 96,2 persen.

Posisi kedua dan ketiga diduduki Bank Mandiri dan BNI dengan 93,1 dan 65,6 persen.

’’Sedangkan untuk kinerja penyaluran bank umum swasta mencapai 24,9 persen dan BPD sebanyak 24,9 persen,’’ kata Iskandar. (ken/c4/fal)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Menko Darmin Yakin Pilkada Dongkrak Perekonomian


Redaktur & Reporter : Ragil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler