Rekan Sandiaga di Kasus Penggelapan Tanah Berada di AS

Selasa, 04 April 2017 – 22:20 WIB
Sandiaga Uno. Foto: dok/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Pengusaha Andreas Tjahjadi mangkir dari pemeriksaan terkait kasus penggelapan tanah yang dijadwalkan Polda Metro Jaya, Selasa (4/4) hari ini.

Mangkirnya Andreas karena tengah berada di luar negeri.

BACA JUGA: Sepertinya Rekan Bisnis Sandiaga Memang Kabur ke AS

Parulian Marbun selaku kuasa hukum Andreas mengatakan, Andreas tidak bisa membatalkan keberangkatannya lantaran sudah membeli tiket.

Andreas, kata dia, berangkat sejak Senin (3/4) kemarin ke Jepang dan melanjutkan perjalanannya ke Amerika Serikat.

BACA JUGA: Rekan Sandiaga Uno Diduga Kabur ke Amerika

"Sudah terlanjur beli tiket. Setelah beli tiket baru ada surat pemanggilan polisi," kata dia saat dihubungi.

Dia melanjutkan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan penyidik untuk mengagendakan ulang pemeriksaan terhadap kliennya. Parulian mengaku mengajukan pada 17 April 2017.

BACA JUGA: Sandi Bakal Diperiksa Lagi Soal Kasus Penggelapan Tanah

"Yang pasti kami akan datang," tegas dia.

Saat disinggung bukti yang ingin diajukan terkait kasus penggelapan tanah yang disangkakan terhadap kliennya dengan Wagub DKI Jakarta Sandiaga Uno, Parulian tidak menanggapinya. Dia mengklaim, semua sangkaan yang dilaporkan pengusaha Edward Soeryadjaya adalah fiktif.

"Enggak ada yang terlalu penting," singkat dia.

Seperti diketahui, Edward Soeryadjaya memberi kuasa kepada Fransiska Kumalawati Susilo melaporkan Sandiaga Uno dan rekan bisnisnya Andreas ke Polda Metro terkait kasus dugaan penggelapan penjualan sebidang tanah di Jalan Raya Curug, Tangerang Selatan, Banten, pada 2012 lalu. (Mg4/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Sandiaga Siap Ladeni Panggilan Polda Metro Jaya


Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler