Remaja Tewas Tersengat Listrik Saat Memegang Tiang ATM, Polresta Jambi Tetap Gelar Penyelidikan

Jumat, 06 Agustus 2021 – 13:44 WIB
Korban seorang remaja yang meninggal dunia akibat tersengat listrik saat memegang tiang papan nama ATM di Jambi.(ANTRA/HO)

jpnn.com, JAMBI - Seorang remaja bernama Akbar Maulauan (15) meninggal dunia diduga karena tersengat listrik dari tiang papan nama ATM (anjungan tunai mandiri) di kawasan Simpang Rimbo, Kota Jambi, Jambi. 

Penyidik Unit Tipidter Satreskrim Polres Jambi tetap melakukan penyelidikan terkait kejadian meninggalnya Akbar Maulana tersebut. 

BACA JUGA: Bocah 11 Tahun Tewas Tersengat Arus Listrik saat Bermain Layangan, Begini Ceritanya

Kasatreskrim Polresta Jambi Komisaris Polisi Handres saat dikonfirmasi di Jambi, Jumat (6/8), membenarkan adanya kejadian tersebut. 

Menurut dia, pihak keluarga korban tidak bersedia dilakukan autopsi. 

BACA JUGA: Dua Pegawai Dinkes Tewas Tersengat Listrik di Rumah Makan, Kondisi Mengenaskan

Kendati demikian, kepolisian tetap melanjutkan penyelidikan

Hal ini dilakukan supaya kejadian serupa tidak terulang lagi. 

BACA JUGA: Polresta Jambi Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Sadis Warga Legok

Kasus ini bermula dan terjadi pada Kamis petang (5/8). 

Warga Jalan Patimura, Kecamatan Alam Barajo dihebohkan dengan seorang remaja yang terkena sengatan listrik pada saat hujan lebat. 

Korban bersama rekannya hendak berteduh. 

Nahas, korban memegang tiang papan nama ATM di lokasi itu yang ternyata beraliran listrik.

Kejadian itu viral di media sosial, yang mana dari video yang diperoleh terlihat satu orang remaja  laki laki mengenakan pakaian olahraga tersengat listrik. 

Di lokasi  tersebut sedang tergenang banjir dan bahkan dari video yang didapat warga berusaha mengevakuasi jasad korban saat tersengat listrik dari tiang papan ATM milik Bank Mandiri.

Kemudian, juga ada video petugas PLN melakukan pengecekan di lokasi kejadian bahwa listrik dari neon box ATM itu mengeluarkan arus yang berlebih dan atas kejadian tersebut dua orang warga Perumahan Puri Masurai 2, Mendalo Darat mengalami nasib nahas.

Untuk diketahui sebelum kejadian, korban bersama rekannya  Rado (14) sekitar pukul 17.30 WIB hendak pergi latihan lari ke lapangan Makorem Garuda Putih.

Namun, saat itu hujan lebat turun, dan sampai di depan Fresco, jalan banjir dan motor korban tiba-tiba mati. 

Keduanya mencoba menghidupkan motor di depan mini market Fresco tepat di samping tiang papan ATM Bank Mandiri. 

Saat kejadian korban memegang salah satu tiang plang ATM itu.
Tanpa  disadari korban tersentrum sehingga akhirnya meninggal dunia.

Teman korban yang bernama Rado  melompat dan selamat dari sengatan listrik itu.

Setelah itu jasad korban Akbar dievakuasi oleh warga yang berada di lokasi. 

Pihak Fresco langsung membawa akbar ke Rumah Sakit Abdul Manap untuk pemariksaan lebih lanjut.

Petugas kepolisian mendatangi lokasi kejadian dan korban telah diserahkan kepada pihak keluarga.

Setelah dilakukan pengecekan oleh petugas PLN  ternyata ada aliran korsleting di bagian tiang plang ATM tersebut yang mengakibatkan aliran listrik mengalir ke tiang besi dari neon box ATM itu. (antara/jpnn) 


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler