Remitansi dari TKI Naik 20 Persen

Senin, 15 Agustus 2011 – 17:35 WIB
SURABAYA - Momen menjelang Lebaran juga mengangkat nilai transfer dana TKI (Tenaga Kerja Indonesia) melalui perbankan (remitansi) di JatimItu terlihat dari data Bank Indonesia (BI) Surabaya yang menunjukkan peningkatan sampai 20 persen pada triwulan II/20111 banding triwulan 1/2011 tahun ini.

Pada tiga bulan kedua tahun ini, rermitansi tercatat mencapai Rp 977 miliar

BACA JUGA: Tiongkok Jajaki Pembangunan Pabrik Semen

Lebih tinggi dibanding periode sebelumnya yang hanya Rp 814 miliar
"Kenaikan pada triwulan II ini merupakan siklus tahunan yang sekaligus didorong datangnya momen Lebaran

BACA JUGA: Global Akuisisi Apple Premium Reseller

TKI mengirimkan uang ke tanah air lebih banyak dibanding bulan biasanya," kata Peneliti Ekonomi Madya Senior BI Surabaya Soekowardojo.

Dari sisi jumlah transaksi, remitansi pada triwulan kedua sebenarnya hanya 113 ribu transaksi atau turun 1,82 persen banding periode sebelumnya yang tercatat 115 ribu transaksi
Sebaliknya, rata-rata dana transfer naik

BACA JUGA: GM Tambah Investasi USD 150 Juta di Bekasi

Pada tiga bulan kedua tahun ini, rata-rata dana mencapai Rp 8,6 juta per transaksi, naik dibanding sebelumnya yang rata-rata Rp 7 juta per transaksi"Jika dibandingkan periode yang sama tahun, lalu peningkatan jumlah remitansi cukup signifikan, yakni 41,25 persen," katanya.

Pengiriman remitansi terbesar mengalir ke beberapa wilayah, seperti Kediri, Gresik, Surabaya, dan PamekasanUntuk wilayah Kediri, nilai remitansi mencapai Rp 189,44 miliar atau sekitar 19,39 persen dari total nilai remitansi di JatimGresik membukukan Rp 117,44 miliar atau berkontribusi 12,02 persenSurabaya sebesar Rp 106,42 miliar atau 10.89 persen, dan Pamekasan 8,12 persen atau  Rp 79,284 miliar.

Berdasarkan negara asal pengiriman, transfer dana paling besar berasal dari Amerika Serikat, Malaysia, dan Arab SaudiDari Negeri Paman Sam, pengiriman selama triwulan II/2011 tercatat Rp 370,50 miliar, Malaysia Rp 158,42 miliar dan, Arab Saudi Rp 139,24 miliar.

Soekowardojo menambahkan, pada periode ketiga, remitansi tidak bakal jauh dari triwulan IISebab, pada triwulan III ada momentum Lebaran"Puncak pengiriman remitansi biasanya terjadi pada akhir tahunSebab, kala itu TKI mendapat bonus, sehingga bisa menyisikan dana lebih banyak," paparnya(dio/fat)

BACA ARTIKEL LAINNYA... TAM Gelontor Jatim dengan Tiga Varian Baru


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler