Rencana KPPN: Kongres I di Surabaya

Minggu, 06 Maret 2011 – 05:31 WIB
ANTI - Demo massa menentang keberadaan Nurdin Halid cs di PSSI. Foto: Dok. JPNN.
JAKARTA - Silang-sengkarut di tubuh PSSI masih belum menemui jalan terang penyelesaianSoal pelaksanaan kongres, misalnya, hingga kemarin (5/3) masih diwarnai perbedaan antara kubu yang pro dan yang kontra dengan Nurdin Halid (ketua umum PSSI sekarang).

Kemarin Komite Penyelamat Persepakbolaan Nasional (KPPN) yang menolak pencalonan kembali Nurdin membeberkan skenario pelaksanaan kongres menurut versi mereka

BACA JUGA: Toisutta Bantah Tuduhan Nurdin

Bahkan kepada wartawan kemarin, para anggota KPPN yang mengklaim mewakili 87 pemilik suara (di antara total 100 pemilik suara di kongres) merasa paling berhak menjadi penyelenggara kongres.

"FIFA menginstruksi PSSI untuk mengadakan kongres
KPPN adalah institusi yang menjadi PSSI saat ini

BACA JUGA: JK Dinilai Layak Pimpin PSSI

Sebab, kami mendapat mandat dari 87 anggota
Otoritas PSSI sekarang adalah KPPN ini," tegas Syachrial Damopolii, ketua KPPN, dalam konferensi pers di Hotel Sultan, Jakarta, kemarin siang.

"Tidak ada dualisme dalam PSSI

BACA JUGA: KPPN Harus Ikut Menpora Temui FIFA

Kami inilah PSSI karena mayoritas anggota sudah memberikan mandat kepada kami," tambah dia.

Sebagaimana diberitakan, berdasar instruksi yang dikeluarkan Komite Eksekutif (Exco) FIFA, PSSI diminta membentuk Komisi Pemilihan (KP) pada 26 Maret mendatangSelanjutnya, KP harus mengadakan kongres untuk memilih ketua umum, wakil ketua umum, dan anggota Exco selambatnya 30 April.

Instruksi itulah yang kemarin direspons KPPN yang mengatasnamakan 87 pemilik suara di kongresSayangnya, KPPN tidak secara transparan membeberkan 87 pemilik suara yang diklaim berada di balik mereka.

Sebelumnya, Sejken PSSI Nugraha Besoes menyatakan yakin bahwa 80 persen di antara jumlah tersebut (87) adalah pengurus "abal-abal" alias bukan ketua umum atau Sekum yang membubuhkan tanda tangan.

Syachrial menyatakan, KPPN sudah menyampaikan pemberitahuan ke FIFA soal rencana menggelar kongresDalam beberapa hari ke depan, KPPN juga akan mengirim utusan untuk beraudiensi langsung dengan FIFA di Zurich, Swiss.

Lelaki yang juga ketua Pengprov PSSI Sulawesi Utara itu mengungkapkan, KPPN mulai menjalankan tahap menuju kongresPanitia kongres pun mulai dibentukKPPN yang dideklarasikan pada 28 Februari itu bahkan sudah menetapkan lokasi kongresKongres pertama untuk pembentukan komisi pemilihan dan komisi banding bakal dihelat di Surabaya pada 26 MaretSedangkan kongres pemilihan ketua umum, wakil ketua umum, dan anggota exco akan dihelat di Solo sebelum 30 April, sesuai dengan instruksi FIFA.

Di bagian lain, PSSI kubu Nurdin Halid pada 26 Maret juga menggelar kongres untuk pembentukan komisi pemilihanTetapi, tempatnya belum ditentukanKabarnya, kongres akan dilaksanakan di BaliBegitu juga kongres pemilihan ketua umum, wakil ketua umum, dan anggota exco.

Selain pembentukan komisi pemilihan, dalam kongres di Surabaya pada 26 Maret mendatang ada beberapa agenda yang dibahasSalah satunya, penyempurnaan statuta PSSI agar sesuai dengan statuta FIFA"Saat ini ada beberapa pasal statuta FIFA yang dipelintir PSSIDalam kongres itu, juga akan ditetapkan peraturan pemilihan PSSI yang sesuai dengan Standard Electoral Code FIFA," ujarnya.

Meski menyatakan akan membuka pencalonan seluas-luasnya, KPPN menyatakan bakal mengusung duet Arifin Panigoro-George Toisutta (KSAD) sebagai calon ketua umum dan wakil ketua umum PSSI.

Tuty Dau, sekretaris KPPN, menegaskan bahwa semua yang berafiliasi ke KPPN adalah unsur-unsur yang punya suara di kongres"Sama sekali tidak ada intervensi, apalagi pemaksaanKami dari daerah datang menginginkan adanya perubahan," tandas perempuan yang memangku jabatan sebagai general manager Persepar Palangkaraya dan anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) itu.

Adhan Dambea, anggota KPPN mengatakan, sudah saatnya pengurus PSSI disii oleh orang-orang yang ingin menghidupkan sepak bolaBukan orang-orang yang ingin mencari penghidupan dari sepak bola"PSSI sekarang amburadul," tegas ketua umum Persigo Gorontalo dan wali kota Gorontalo tersebut.

Tetapi, mengapa KPPN tidak ikut kongres PSSI saja, kalau memang yakin dengan dukungan 87 pemilik suara yang diklaim? Dengan jumlah suara sebesar itu, siapa pun yang diusung KPPN pasti akan menang"KPPN sudah mendapat mandat dari para anggota itu dan mencabut dukungan terhadap Nurdin Halid csJadi, kami inilah otoritas PSSI," tegas Syachrial Damopolii(ali/ind/jpnn/kum)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Del Neri Digoyang, Nedved Digadang


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler