Replika Gedung Filateli Jebol Rekor MURI

Peringatan 10 Tahun Kerjasama Pos Indonesia-Western Union

Kamis, 12 Mei 2011 – 21:46 WIB
Replika Gedung Filateli Jakarta. Foto: nicha/jpnn

JAKARTA—PT Pos Indonesia (Persero) dan Western Union, perusahaan pembayaran global, berhasil menjebol rekor MURI (Museum Rekor Indonesia) dengan membangun sebuah replika Gedung Filateli Jakarta atau dulu dikenal dengan sebutan Kantor Pos Pasar Baru Jakarta, yang merupakan salah satu gedung warisan sejarah nasional.

Replika gedung tersebut diserahkan Wakil Direktur Regional Western Union untuk kawasan Asia Selatan dan Asia Tenggara, Ratheesh Kumar kepada Wakil Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero), Sukatmo Padmosukarso dalam rangka memperingati 10 tahun kerjasama mereka dalam pengiriman uang untuk jutaan rakyat Indonesia di luar maupun dalam negeri.

Replika Gedung Filateli tersebut terbuat dari 100.000 keping berbagai pecahan uang logam Indonesia telah disahkan MURI sebagai replika gedung pos terbesar di Indonesia yang tersusun dari koin, dan akan disimpan di Museum Pos Indonesia“PT Pos Indonesia (Persero) merupakan agen Western Union yang penting dan terbesar di kawasan Asia Pasifik

BACA JUGA: Komisi III Tolak Legalisasi Ganja

Bahkan, telah melayani rakyat selama 265 tahun, dan Western Union,” ungkap Ratheesh usai acara di Aula Perangko, Gedung Pos Indonesia, Jakarta, Kamis (12/5).

Wakil Direktur Utama Pos Indonesia (Persero), Sukatmo Padmosukarso, yang saat ini tengah merangkap tiga jabatan yakni sebagai Direktur Teknologi dan Jasa Keuangan, dan Direktur Keuangan, menambahkan, kerjasama Pos Indonesia dengan Western Union adalah sebuah contoh sempurna dimana Pos Indonesia telah berhasil melampaui ekspektasi masyarakat dan para pelanggan karena layanannya berbasis teknologi.

Menurutnya, modernisasi bisnis melalui online system dengan sistem host to host yang dikembangkan bersama Western Union sangat mendukung meingkatkan kinerja bisnis jasa keuangan sehingga layanan pos cepat, aman dan mudah
“Pos Indonesia merupakan satu-satunya Agen resmi Western Union di Indonesia yang menerapkan sistem host to host dengan keunggulan dapat melayani masyarakat yang tidak memiliki rekening bank,” sebutnya.

Selama lebih dari 10 tahun ini, lanjut Sukatmo, Pos Indonesia telah menangani lebih dari 11 juta transaksi Western Union, rata-rata dua transaksi dalam setiap menitnya di Indonesia

BACA JUGA: Pengguna Sabu Kurang 1 Gram Tak Dibui

“Hal ini menggarisbawahi popularitas layanan pengiriman uang Western Union di Indonesia,” ujarnya.

Lebih lanjut Sukatmo menambahkan, sejumlah 4,3 juta rakyat Indonesia hidup atau bekerja di luar negeri
Kebanyakan dari mereka memberi dukungan finansial bagi keluarganya atau orang-orang yang dicintai dengan menggunakan jasa seperti yang disediakan oleh Western Union untuk mengirimkan uang

BACA JUGA: Mahfud MD Gusarkan Demokrasi Indonesia

Selain itu, jaringan nasional PT Pos Indonesia (Persero) yang terdiri dari kurang lebih 4.000 lokasi kantor pos di daerah perkotaan maupun pelosok telah berperan penting dalam membantu pelanggan Indonesia menerima transfer uang dengan nyaman di seluruh Indonesia, terutama daerah-daerah pelosok

Lebih dari 85 persen lokasi kantor pos tersebar di seluruh pasar-pasar daerah pedesaan, sangat membantu pelanggan Indonesia di pelosok yang tak memiliki akses ke jaringan perbankanBahkan, menurut data Bank Dunia, pengiriman uang ke Indonesia antara tahun 2001 dan 2010 mengalami peningkatan dari USD 1.046 juta menjadi USD 7.139 juta(cha/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kasus Suap Jangan Ganggu Sea Games


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler